Eri Cahyadi Tinjau Pasar Murah di Surabaya, Antusiasme Warga Tinggi Jelang Lebaran
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – – Pemerintah Kota Surabaya terus mengintensifkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan pasar murah serentak di 31 kecamatan guna menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Memasuki hari ketiga pelaksanaan, Eri Cahyadi selaku Wali Kota Surabaya kembali turun langsung melakukan pengecekan untuk memastikan distribusi logistik berjalan lancar.
Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, Eri Cahyadi mengunjungi Balai RW 5 Lempung pada Jumat (13/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, ia melihat antusiasme warga yang sangat tinggi untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Tingginya Antusiasme Warga, Sejumlah Komoditas Sempat Habis
Menurut Eri Cahyadi, tingginya minat masyarakat membuat beberapa komoditas di pasar murah sempat habis sebelum jadwal kegiatan berakhir.
Padahal, stok bahan pangan yang disediakan sebelumnya direncanakan mencukupi untuk kebutuhan selama empat hari pelaksanaan.
“Alhamdulillah pasar ini sudah berjalan ke hari ketiga, tapi memang sudah ada stok yang habis karena antusiasme warga. Kami sudah berkoordinasi untuk menambah lagi pasokan dari Perum Bulog,” ujar Eri Cahyadi.
Ia berharap program pangan murah tersebut dapat membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok sehingga masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.
Cabai dan Telur Jadi Komoditas Paling Diburu
Eri Cahyadi menyebut beberapa komoditas yang paling cepat habis antara lain cabai, telur, bawang merah, dan bawang putih.
Sementara untuk kebutuhan pokok utama seperti beras, ia memastikan stok di gudang Perum Bulog masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Program pasar murah ini diharapkan mampu menekan lonjakan harga bahan pokok yang biasanya terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pemkot Surabaya Bagikan Sembako untuk Warga Desil 1
Selain meninjau pelaksanaan pasar murah, Pemkot Surabaya juga menyalurkan bantuan paket sembako gratis kepada warga yang masuk kategori desil 1 atau masyarakat kurang mampu.
Sekitar 100 paket sembako dibagikan secara simbolis di lokasi tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada warga yang membutuhkan.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Ramadan adalah bulan berbagi. Bagi warga kita yang berada di desil 1, kita berikan bantuan agar mereka bisa merasakan kebahagiaan menyambut Lebaran,” kata Eri Cahyadi.
Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk ikut berbagi kepada mereka yang membutuhkan.
Warga Mengaku Terbantu dengan Pasar Murah
Program pasar murah ini mendapat sambutan positif dari warga setempat.
Salah satu warga Lempung Perdana, Dwi Indarti (38) mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, terutama di tengah kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran.
“Senang sekali, alhamdulillah. Ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Saya tadi dikasih tahu Pak RT, isinya lumayan banyak. Sangat meringankan beban keluarga,” ungkap Dwi dengan wajah sumringah.
Pasar Murah Digelar Hingga 14 Maret 2026
Sebagai informasi, program Gerakan Pangan Murah (GPM) dan pasar murah ini digelar serentak di 31 kecamatan di Surabaya.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (14/3/2026) sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga pangan serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.

>
>
>
