Peran Pemerintah dalam Meningkatkan Kesalehan Sosial di Jawa Timur
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya untuk meningkatkan kesalehan sosial di tengah masyarakat, khususnya menjelang bulan Ramadhan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembagian sembako kepada warga kurang mampu, marbot, petugas kebersihan masjid, dan pengemudi ojek daring (ojek online) di Surabaya. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut serta dalam kegiatan ini dengan membagikan 290 paket sembako.
Langkah Konkret Pemerintah dalam Membantu Masyarakat
Pembagian bantuan tersebut dilakukan di dua lokasi utama, yaitu Pasar Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, dan lingkungan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Sebanyak 140 paket diberikan di Pasar Tambakrejo, sementara 150 paket disalurkan di sekitar masjid. Khofifah menegaskan bahwa momentum menjelang Ramadhan menjadi waktu tepat untuk meningkatkan kesalehan dan kepedulian sosial.
Pentingnya Kesalehan Sosial dalam Masyarakat
Khofifah mengatakan bahwa kesalehan sosial bukan hanya sekadar ibadah spiritual, tetapi juga penguatan solidaritas dan empati kepada sesama. Ia menyebutkan bahwa harga bahan pokok biasanya naik menjelang Ramadhan, sehingga bantuan ini diharapkan dapat sedikit membantu masyarakat.
“Jelang Ramadhan biasanya harga bahan pokok naik, semoga ini dapat sedikit membantu saudara-saudara kita,” tambahnya.
Dukungan untuk Masyarakat Kurang Mampu
Pembagian sembako juga merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk meringankan beban masyarakat di tengah kecenderungan kenaikan harga bahan pokok. Khofifah berharap dukungan tersebut membuat masyarakat kurang mampu lebih tenang menjalankan ibadah puasa serta mendorong kesalehan sosial terus dilakukan selama bulan Ramadhan.
“Semoga dapat membuat saudara saudara kita yang membutuhkan lebih tenang dalam menjalankan ibadah puasa, karena ada support dari yang berkecukupan dan ini saya harap bisa terus dilakukan selama Ramadhan,” ujarnya.
Tanggapan Positif dari Masyarakat
Salah satu penerima bantuan, Sutami (55), pengemudi ojek daring perempuan, menyampaikan apresiasi atas perhatian tersebut. Ia menyebutkan bahwa Gubernur Khofifah selalu perhatian dengan para ojol, khususnya ojol perempuan. Menurut Sutami, beliau seperti ibu bagi para ojol perempuan.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Gubernur Khofifah yang selalu perhatian dengan kami para ojol khususnya ojol perempuan, memang beliau ini ibunya kami kami ini ojol perempuan, kami juga sering diajak berkegiatan sama ibu Gubernur, 80 persen ojol perempuan ini kan janda, sekali lagi terima kasih Ibu Khofifah,” katanya.
Upaya Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Harga Bahan Pokok
Selain pembagian sembako, Pemprov Jatim juga melakukan upaya lain untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadhan. Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak merasa terbebani oleh kenaikan harga yang biasanya terjadi pada masa tersebut.
Inisiatif Lain dalam Meningkatkan Kesalehan Sosial
Selain pembagian sembako, Pemprov Jatim juga melakukan berbagai inisiatif lain dalam meningkatkan kesalehan sosial. Misalnya, Khofifah telah canangkan bebas sampah plastik di sekolah-sekolah se-Jatim. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya etika integritas AI dalam siaran radio.
Kegiatan pembagian sembako oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merupakan contoh nyata dari peran pemerintah dalam meningkatkan kesalehan sosial. Melalui langkah-langkah konkret seperti ini, diharapkan masyarakat dapat lebih tenang menjalani ibadah puasa dan saling peduli satu sama lain.***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar