Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 untuk Wilayah Jawa Timur
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 53 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemenuhan kewajiban ibadah puasa selama bulan Ramadan menjadi fokus utama bagi umat Islam di Indonesia. Di Jawa Timur, persiapan menjelang bulan suci ini semakin matang dengan rilisnya jadwal imsakiyah resmi dari Kementerian Agama (Kemenag). Tahun ini, Ramadan 1447 Hijriah akan jatuh pada 19 Februari 2026.
Jadwal imsakiyah merupakan informasi penting yang memuat waktu-waktu sholat utama seperti imsak, subuh, zuhur, asar, magrib, dan isya. Informasi ini sangat berguna bagi masyarakat dalam mengatur kegiatan sehari-hari serta memastikan waktu ibadah sesuai dengan lokasi masing-masing.
Perhitungan Akurat Berdasarkan Koordinat Wilayah
Setiap tahun, Kemenag melakukan perhitungan hisab untuk menentukan waktu sholat berdasarkan koordinat geografis daerah. Hal ini memastikan akurasi waktu sholat sesuai dengan kondisi wilayah setempat. Di Jawa Timur, jadwal imsakiyah telah disusun untuk berbagai kabupaten dan kota, termasuk Surabaya, Malang, Sidoarjo, Gresik, Jember, Banyuwangi, Kediri, Madiun, Pasuruan, Probolinggo, serta wilayah Madura seperti Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.
Masyarakat diimbau untuk menggunakan jadwal imsakiyah sesuai domisili mereka karena terdapat perbedaan waktu beberapa menit antarwilayah. Hal ini penting agar tidak terjadi kesalahan dalam menentukan waktu puasa dan sholat.
Akses PDF Jadwal Imsakiyah Resmi
Untuk memudahkan akses, Kemenag menyediakan jadwal imsakiyah dalam format PDF yang bisa diunduh oleh masyarakat. Link download tersedia secara resmi di situs Kemenag Jawa Timur. Dengan begitu, masyarakat dapat menyimpan atau mencetak jadwal imsakiyah untuk digunakan sepanjang bulan Ramadan.
Niat Puasa dan Doa Buka Puasa
Selain jadwal imsakiyah, niat puasa juga menjadi bagian penting dalam memulai ibadah puasa. Niat tersebut biasanya dibaca dalam bahasa Arab, Latin, dan artinya. Contohnya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”
Sementara itu, doa buka puasa juga memiliki makna mendalam. Doa tersebut biasanya dibaca setelah tiba waktu magrib:
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
Persiapan Menyambut Ramadan
Menjelang Ramadan, masyarakat di Jawa Timur mulai bersiap dengan berbagai kegiatan seperti persiapan makanan, pembelian bahan pokok, dan penyesuaian jadwal harian. Selain itu, banyak pula kegiatan sosial dan keagamaan yang dilakukan untuk memperkuat ikatan kebersamaan dan keimanan.
Di samping itu, para pemimpin agama dan komunitas Muslim juga memberikan edukasi tentang makna puasa dan cara menjalankannya dengan benar. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.
Pentingnya Mematuhi Waktu Ibadah
Mematuhi waktu ibadah menjadi kunci utama dalam menjalani puasa Ramadan. Dengan adanya jadwal imsakiyah yang akurat, masyarakat dapat lebih mudah menentukan saat-saat khusus untuk beribadah. Selain itu, penggunaan jadwal sesuai lokasi masing-masing juga membantu menghindari kesalahan waktu yang bisa memengaruhi kualitas ibadah.
Dengan demikian, persiapan yang matang dan penggunaan jadwal imsakiyah yang tepat menjadi langkah penting dalam menyambut bulan Ramadan. Semoga seluruh umat Islam di Jawa Timur dapat menjalani puasa dengan penuh keberkahan dan kesempurnaan.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar