Perubahan Kepemimpinan di Lindu Aji Blora: Fokus pada Pembenahan dan Pengembangan Olahraga
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Manfaat Olahraga Rutin/(ilustrasi/@pixabay)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Organisasi masyarakat berbasis olahraga, Lindu Aji Blora, telah mengalami perubahan penting dalam kepemimpinan setelah Musyawarah Cabang (Muscab) II yang digelar pada Senin, 26 Januari 2026. Acara ini menjadi momen penting dalam sejarah organisasi tersebut, yang sempat vakum selama beberapa tahun terakhir.
Proses Pemilihan Ketua Baru
Dalam Muscab II DPC Lindu Aji Blora, Keluk Pristiwahana resmi ditetapkan sebagai ketua baru untuk periode 2026–2031. Penetapan ini dilakukan setelah forum dinyatakan sah karena dihadiri lebih dari dua pertiga Pengurus Anak Cabang (PAC) yang telah terbentuk, seluruh pengurus DPC yang masih aktif, serta perwakilan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji.
Ketua Panitia Muscab II DPC Lindu Aji Blora, Abdul Kholik, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan musyawarah. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Muscab telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan aturan organisasi. “Alhamdulillah Muscab hari ini berjalan sangat sukses dan konstitusional,” ujarnya.
Tantangan dan Perkembangan Organisasi
Meski organisasi ini sempat mengalami kevakuman selama sekitar dua hingga tiga tahun, Kholik menyebutkan bahwa pada awal kepengurusan 2021–2022, organisasi sempat menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Anggota yang awalnya dari nol berkembang hingga sekitar 400 orang, dan PAC terbentuk di 13 kecamatan.
Namun, Kholik juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 500 anggota pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA) yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Blora. KTA tersebut dicetak langsung oleh DPP Lindu Aji, bukan oleh DPC, sehingga keabsahan data dan administrasinya terjamin.
Visi dan Program Masa Depan
Setelah Muscab, agenda selanjutnya adalah pembentukan kepengurusan baru melalui rapat tim formatur. Rapat tersebut dijadwalkan digelar paling lambat tiga hari setelah Muscab untuk menyusun struktur kepengurusan DPC Lindu Aji Blora periode 2026–2031.
Menurut Keluk Pristiwahana, ketua terpilih, penataan organisasi akan dimulai dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) di seluruh kecamatan. PAC yang masih aktif akan kembali dikoordinasikan, sementara kepengurusan yang tidak siap melanjutkan akan dilakukan pergantian.
“PAC yang masih aktif akan kita koordinasikan kembali. Jika masih siap memimpin, kita lanjutkan, kalau tidak, akan kita lakukan pergantian,” tegas Keluk.
Fokus pada Peningkatan Kualitas dan Manfaat Bagi Masyarakat
Keluk menekankan bahwa kepengurusan DPC Lindu Aji Blora periode 2026–2031 akan difokuskan pada peningkatan kualitas organisasi agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. “Kami ingin Lindu Aji Blora menjadi organisasi yang benar-benar bermanfaat dan berkualitas bagi masyarakat, tidak seperti yang kemarin-kemarin,” katanya.
Salah satu program strategis yang akan dijalankan adalah pembentukan sasana boxing Lindu Aji serta penyusunan kalender pertandingan boxing dan MMA di Kabupaten Blora untuk lima tahun mendatang.

>

Saat ini belum ada komentar