Peringatan Angin Kencang yang Mengancam Wilayah Yogyakarta
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Angin kencang yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menyebabkan berbagai dampak serius, termasuk pohon tumbang, kerusakan fasilitas, dan korban jiwa. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat memberikan peringatan bahwa fenomena ini masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan. Meski bersifat lokal dan sementara, ancaman yang muncul tetap memerlukan kehati-hatian dari masyarakat.
Penyebab Angin Kencang yang Terjadi
Menurut analisis BMKG, angin kencang di wilayah DIY, khususnya di Kabupaten Sleman dan Kecamatan Pakem, dipengaruhi oleh aktivitas angin di lapisan udara atas 925 mb (762 meter) di sekitar Jawa. Kecepatan angin diperkirakan mencapai antara 10 hingga 45 knots (18–83 km/jam). Fenomena ini juga dipengaruhi oleh Siklon Tropis Luana di sekitar Pantai Barat Laut Australia, yang menimbulkan pengaruh tidak langsung terhadap daerah dengan topografi tinggi seperti Yogyakarta.
Dampak yang Terjadi Akibat Angin Kencang
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryanta, melaporkan adanya 93 dampak akibat angin kencang. Dua orang meninggal dunia di Kabupaten Sleman akibat tertimpa pohon. Wilayah Sleman menjadi yang paling terdampak, dengan 68 titik di 11 kecamatan. Di antaranya, dua orang tewas akibat pohon roboh di Bulaksumur, Kecamatan Depok.
Selain itu, ada 62 pohon tumbang, 14 akses jalan terganggu, 13 jaringan listrik rusak, 35 rumah rusak, enam kendaraan rusak, dan satu jaringan internet terganggu. Di Kota Yogyakarta, dampak terjadi di 16 titik dengan sebaran di delapan kecamatan. Rinciannya, 14 pohon tumbang, satu tempat usaha rusak, dan satu tower terdampak.
Persiapan dan Peringatan untuk Masyarakat
Warjono, Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari area yang rawan roboh atau jatuh saat angin kencang terjadi. Ia menekankan pentingnya menjauhi baliho, bangunan yang rentan, serta pohon saat kondisi cuaca buruk. Meski kecepatan angin diprediksi akan menurun dalam beberapa hari ke depan, masyarakat tetap diminta untuk tetap berhati-hati.
Wilayah Lain yang Terdampak
Selain Sleman, dampak angin kencang juga terjadi di Kabupaten Bantul, Kulon Progo, dan wilayah lainnya. Di Bantul, tercatat tujuh pohon tumbang, satu rumah rusak, dan satu akses jalan nasional terganggu. Sementara itu, di Kulon Progo, hanya satu pohon tumbang dan satu rumah rusak.

>

Saat ini belum ada komentar