KPop Demon Hunters Mendekati Pencapaian Sejarah dengan Dua Nominasi Oscar
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Film animasi Netflix “KPop: Demon Hunters” kembali menjadi sorotan setelah mendapatkan dua nominasi Oscar. Film ini dinominasikan untuk kategori Film Animasi Terbaik dan Lagu Asli Terbaik, yang menandai pencapaian penting bagi industri musik K-pop dan animasi di kancah internasional.
Peran Musisi Fiktif dalam Kesuksesan Film
Dalam film ini, trio fiktif Huntr/x yang terdiri dari Audrey Nuna, Ejae, dan Rei Ami memainkan peran kunci. Lagu utama film, “Golden,” yang dinyanyikan oleh ketiga penyanyi tersebut, menghabiskan delapan minggu di puncak tangga lagu Billboard Hot 100. Lagu ini tidak hanya menjadi fenomena musikal tetapi juga menjadi simbol kekuatan dan penghargaan bagi komunitas K-pop.
Ejae, salah satu anggota grup fiktif tersebut, berbicara tentang makna lagu ini dalam pidato penerimaannya di Golden Globe. Ia menyampaikan bahwa ia telah bekerja keras selama sepuluh tahun untuk menjadi idola K-pop, namun akhirnya gagal karena suaranya dianggap tidak cukup baik. Kini, ia merasa bangga bisa menjadi bagian dari lagu yang membantu orang-orang lain menerima diri mereka sendiri.
Kompetisi yang Ketat di Kategori Film Animasi
Di kategori Film Animasi Terbaik, “KPop: Demon Hunters” akan bersaing dengan film-film seperti “Zootopia 2”, “Arco”, “Elio”, dan “Little Amélie or the Character of Rain”. Meskipun persaingan ketat, film ini memiliki momentum kuat setelah meraih penghargaan di Critics Choice Awards dan Golden Globes.
Sementara itu, di kategori Lagu Asli Terbaik, “Golden” akan bersaing dengan lagu-lagu seperti “I Lied To You” dari “Sinners”, “Dear Me” dari “Diane Warren: Relentless”, “Sweet Dreams of Joy” dari “Viva Verdi!”, dan “Train Dreams” dari “Train Dreams”.
Prestasi Korea di Oscar
Sejarah Korea dalam Oscar dimulai pada 2019 ketika film “Parasite” karya Bong Joon-ho memenangkan empat penghargaan, termasuk Best Picture. Tahun berikutnya, Youn Yuh-jung menjadi aktris Korea pertama yang memenangkan Oscar untuk film “Minari”.
Potensi Masa Depan bagi K-Pop di Hollywood
Pencapaian ini menunjukkan bahwa K-pop dan animasi Korea semakin dikenal di dunia. Ini bukan hanya tentang komersial, tetapi juga tentang pengakuan seni dan kreativitas. Dengan adanya nominasi Oscar, K-pop dan animasi Korea dapat lebih mudah masuk ke dalam sistem Hollywood dan Academy of Motion Picture Arts and Sciences.
Film ini tidak hanya memberikan wajah baru bagi K-pop, tetapi juga menunjukkan bahwa musik dan animasi dari Asia dapat menciptakan dampak global. Dengan pengakuan dari Oscar, “KPop: Demon Hunters” membuka jalan bagi lebih banyak proyek yang berasal dari Asia untuk mendapatkan perhatian internasional.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meski memiliki peluang besar, film ini juga menghadapi tantangan. Persaingan di Oscar sangat ketat, dan banyak film lain yang juga memiliki potensi besar. Namun, dengan dukungan dari penonton dan penggemar K-pop, “KPop: Demon Hunters” memiliki peluang untuk meraih kemenangan.
Selain itu, film ini juga menjadi contoh bagaimana musik dan animasi dari negara-negara non-Barat dapat menciptakan dampak besar di dunia hiburan global. Dengan terus berkembangnya teknologi dan media, peluang bagi kreator dari berbagai latar belakang semakin terbuka.
Kesimpulan
“Pencapaian ini adalah langkah penting bagi K-pop dan animasi Korea dalam mencapai pengakuan global. Dengan adanya nominasi Oscar, kita melihat bahwa musik dan animasi dari Asia tidak hanya bisa bersaing, tetapi juga bisa memenangkan penghargaan terbesar di dunia hiburan.”

>

Saat ini belum ada komentar