Persis Solo Berjuang Keras di Tengah Tekanan Klasemen
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sab, 27 Des 2025
- comment 0 komentar

(liga Indonesia)
DIAGRAMKOTA.COM – Pemain muda Persis Solo, Zanadin Fariz, menunjukkan komitmen tinggi untuk menghadapi laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/26. Dengan usia 21 tahun, ia menjadi salah satu harapan bagi Laskar Sambernyawa yang sedang berjuang untuk bangkit dari posisi juru kunci klasemen. Zanadin menyatakan bahwa persiapan tim sudah sangat matang, dengan latihan intensif yang dilakukan menjelang pertandingan.
Laga ini akan digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Sabtu (27/12) sore. Meski bertindak sebagai tim tamu, Zanadin menilai pertandingan ini memiliki bobot yang cukup berat. Ia menyebut bahwa lawan, Persik Kediri, juga ingin meraih hasil positif untuk meningkatkan posisi mereka di klasemen. Hal ini membuat Zanadin dan rekan-rekannya harus siap menghadapi tekanan besar.
“Kami sudah melakukan persiapan yang maksimal. Latihan keras menjadi modal penting untuk meraih poin maksimal,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa seluruh pemain akan berusaha sekuat tenaga agar bisa meraih hasil terbaik dalam laga ini.
Zanadin Fariz adalah salah satu pemain muda yang mendapatkan kesempatan bermain cukup banyak di musim ini. Dari sembilan laga yang telah dimainkan, ia telah berkontribusi dengan total 700 menit bermain. Selain itu, ia juga berhasil menyumbangkan dua assist dalam beberapa pertandingan. Dari jumlah tersebut, delapan kali ia tampil sebagai starter, sementara satu kali lainnya dari bangku cadangan.
Kondisi Tim yang Memprihatinkan
Persis Solo saat ini masih tertahan di dasar klasemen. Dari 14 laga yang telah dijalani, tim hanya mampu meraih tujuh poin. Hasil ini berasal dari satu kali kemenangan, empat kali imbang, dan sembilan kali kekalahan. Performa buruk ini membuat Persis terus-menerus berada di posisi terbawah klasemen.
Selain itu, Persis juga belum merasakan kemenangan dalam 13 laga beruntun. Satu-satunya kemenangan terjadi di laga pembuka, ketika mereka mengalahkan Madura United FC dengan skor 2-1. Setelah itu, tim tidak pernah lagi meraih poin penuh.
Kini, pelatih kepala Milomir Seslija berusaha memperbaiki performa tim. Ia mencoba memberikan motivasi dan strategi yang tepat agar para pemain bisa lebih percaya diri dan bermain lebih optimal.
Kehadiran Pemain Muda yang Menjanjikan
Zanadin Fariz bukan satu-satunya pemain muda yang berkontribusi untuk Persis Solo. Ada beberapa nama lain yang juga mulai menunjukkan potensi mereka. Namun, Zanadin menjadi salah satu yang paling konsisten dalam bermain. Dengan pengalamannya di lapangan, ia diharapkan bisa menjadi tulang punggung bagi tim di masa depan.
Meskipun kondisi tim saat ini masih sulit, Zanadin tetap optimis. Ia yakin bahwa dengan kerja keras dan dukungan dari rekan-rekan serta pelatih, Persis bisa melalui masa sulit ini. Ia juga berharap bisa membantu tim meraih hasil positif dalam laga nanti.
Harapan untuk Perubahan di Musim Ini
Musim ini menjadi tantangan besar bagi Persis Solo. Kondisi klasemen yang memprihatinkan memaksa semua pihak untuk bekerja lebih keras. Pelatih, pemain, dan suporter harus bersatu untuk membangkitkan semangat tim.
Zanadin Fariz dan rekan-rekannya pun sadar bahwa setiap laga adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka bisa bermain lebih baik. Meski tekanan besar ada di pihak lawan, mereka tetap percaya bahwa dengan persiapan yang matang, mereka bisa meraih hasil positif.
Dengan semangat yang tinggi, Persis Solo berharap bisa memperbaiki posisi mereka di klasemen. Setiap pertandingan menjadi langkah penting menuju perbaikan. Zanadin Fariz dan rekan-rekannya siap memberikan yang terbaik untuk memenuhi harapan publik. ***





Saat ini belum ada komentar