Mutasi Polri 1.086 Personel, Penempatan Polwan di Jabatan Strategis
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sab, 20 Des 2025
- comment 0 komentar

(casispolri)
DIAGRAMKOTA.COM – Polri kembali melakukan perubahan besar dalam struktur organisasinya dengan meluncurkan mutasi dan promosi jabatan terhadap sejumlah personel. Kali ini, sebanyak 1.086 personel Polri mendapatkan penyesuaian posisi, termasuk perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Perubahan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyegaran dan penguatan kelembagaan.
Tujuan Utama Mutasi
Mutasi yang dilakukan pada Desember 2025 bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. Menurut Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Karopenmas Divhumas Polri, mutasi merupakan hal wajar dalam organisasi dan menjadi bagian dari pembinaan karier.
“Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain sebagai bentuk pembinaan karier, ini juga dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dari total 1.086 personel, sebanyak 928 orang mendapatkan promosi atau penugasan setara. Salah satu yang menonjol adalah pengangkatan Irjen Pol Edy Murbowo sebagai Kapolda NTB. Ini menunjukkan bahwa Polri terus berupaya memperkuat struktur organisasi dengan mempercayakan jabatan strategis kepada personel yang kompeten.
Perhatian Khusus pada Penempatan Polwan
Salah satu aspek penting dari mutasi ini adalah penempatan Polwan di sejumlah jabatan strategis. Tercatat sebanyak 35 Polwan mendapatkan promosi, termasuk satu Polwan berpangkat Brigjen Pol yang menjabat Wakapolda Papua Barat, yaitu Brigjen Pol Dr. Sulastiana, S.IP., M.Si.
Selain itu, 17 Polwan lainnya dipromosikan ke jabatan Kombes Pol, dengan sebagian besar mengisi posisi Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO) di berbagai Polda. Penempatan ini mencerminkan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan.
“Penguatan struktur Direktorat PPA dan PPO di sejumlah Polda menjadi komitmen Polri dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan terhadap perempuan, anak, serta kelompok rentan. Penempatan Polwan pada jabatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih humanis dan responsif,” tambah Brigjen Pol Trunoyudo.
Kepemimpinan Polwan di Lapangan
Selain di jabatan direksi, enam Polwan juga dipercaya menjabat sebagai Kapolres di berbagai daerah seperti Karimun, Majalengka, Batang, Tebing Tinggi, Purbalingga, dan Samosir. Penugasan ini menunjukkan kepercayaan pimpinan Polri terhadap kapasitas dan kepemimpinan Polwan di lapangan.
Tidak hanya itu, mutasi kali ini juga mencakup 50 personel Pati dan Pamen dalam kategori khusus, 79 personel yang berangkat pendidikan, serta 11 personel yang memasuki masa pensiun. Hal ini menunjukkan bahwa Polri terus berupaya menjaga keseimbangan antara pengembangan sumber daya manusia dan pemenuhan tugas operasional.
Harapan Polri untuk Kinerja yang Lebih Baik
Melalui mutasi ini, Polri berharap kinerja organisasi semakin solid, adaptif, dan mampu memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat. ***




