Fokus OPD Bermasalah, MAKI Jatim Siap Gelar Demo Akbar Lanjutan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Minggu, 14 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto Massa MAKI Jatim saat menyuarakan tuntutan dalam aksi demo akbar
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM — Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur memastikan kesiapan menggelar demo akbar lanjutan sebagai bentuk komitmen mengawal transparansi dan akuntabilitas pemerintahan daerah. Aksi ini difokuskan untuk menyoroti sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilai memiliki catatan permasalahan dalam tata kelola anggaran.(13/12/25)
Keputusan tersebut diambil melalui rapat internal pengurus MAKI Jatim yang digelar pada Jumat . Dalam rapat itu disepakati bahwa demo akbar lanjutan akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan konsep yang lebih fleksibel namun tetap mengedepankan daya tekan massa.
Berbeda dengan aksi sebelumnya, MAKI Jatim tidak lagi menggunakan truk trailer sebagai mobil komando utama. Pada demo akbar lanjutan, kendaraan double cabin akan digunakan agar mobilisasi lebih efektif dan memungkinkan massa aksi mendatangi OPD yang sebelumnya tidak terjangkau.
Jumlah peserta aksi diperkirakan tetap besar, mencapai 700 hingga 800 orang. Bahkan, jumlah tersebut berpotensi bertambah seiring bergabungnya pengurus, anggota, dan simpatisan MAKI Jatim dari luar Surabaya yang tidak sempat mengikuti aksi demo akbar pertama.
Sejumlah OPD yang direncanakan menjadi sasaran aksi di antaranya Disperindag Jatim, Disbudpar Jatim, BPBD Jatim, Dinas PU SDA Jatim, Bakesbangpol Jatim, Dinas Pendidikan Jatim, serta beberapa OPD lainnya. OPD tersebut disebut memiliki catatan merah dugaan korupsi berdasarkan temuan data yang telah dikompilasi tim Litbang dan Investigasi MAKI Jatim.
Koordinator MAKI Jatim, Heru, menegaskan bahwa seluruh materi aksi akan disampaikan berdasarkan data valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Ia menyebut persiapan aksi saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.
“Demo akbar lanjutan ini akan kami optimalkan untuk memberikan tekanan maksimal kepada OPD yang menjadi sasaran. Semua yang kami sampaikan berbasis data dan temuan yang sah,” ujar Heru.
Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, MAKI Jatim menegaskan akan terus mengawal penyelenggaraan pemerintahan di Jawa Timur agar terbebas dari praktik korupsi. MAKI Jatim memastikan tidak akan berhenti menyuarakan aspirasi publik dan akan terus hadir sebagai kontrol sosial terhadap kinerja OPD di lingkungan Pemprov Jatim. (Dk/yud)

>
>
>
