DIAGRAMKOTA.COM – Bupati Sidoarjo, Subandi, mengunjungi rumah duka korban longsor asal Sidoarjo yang meninggal dunia akibat bencana di kawasan Pacet, Mojokerto. Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap warganya yang tengah mengalami musibah.
Dalam kunjungan itu, Subandi hadir bersama jajaran Forkopimda seperti Kapolres Sidoarjo, Dandim, perwakilan Baznas, serta tokoh masyarakat setempat. Kunjungan ini juga sebagai wujud solidaritas antar warga yang terdampak bencana.
“Alhamdulillah hari ini kita takziah bersama, mendoakan saudara kita yang terkena musibah di Pacet. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Ini ujian dari Allah, semoga menjadi penguat iman di bulan penuh berkah ini,” ujar Subandi saat menyampaikan sambutan di rumah duka.
Subandi menambahkan, suasana Hari Raya Idulfitri yang biasanya diisi dengan kegembiraan bersama keluarga, tahun ini terasa berbeda bagi keluarga korban. Namun ia meyakini bahwa Allah memberikan hikmah terbaik melalui setiap kejadian.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi juga menyerahkan santunan kematian sebesar Rp42 juta kepada ahli waris almarhum. Santunan itu berasal dari program BPJS Ketenagakerjaan yang selama ini diikuti secara kolektif oleh perangkat daerah dan masyarakat tertentu.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo, Ari, menjelaskan bahwa almarhum telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan secara kolektif sejak Oktober 2024. “Santunan Rp42 juta ini merupakan hak dari ahli waris karena almarhum sudah terdaftar kolektif sejak Oktober 2024,” terang Ari.
Subandi menyampaikan apresiasinya terhadap program perlindungan sosial ini. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong agar semakin banyak RT, perangkat desa, dan kelompok masyarakat lainnya terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Menutup kunjungannya, Subandi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung di wilayah Jawa Timur. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam situasi seperti ini.
“Informasi dari BMKG menyebutkan bahwa cuaca masih disertai hujan dan angin kencang. Saya imbau masyarakat tetap tinggal di rumah, nikmati lebaran bersama keluarga, dan jaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.(Dk/di)