Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Sengketa Waris PT SDS, Gresce Katalina: Kami Hanya Ingin Keadilan

Sengketa Waris PT SDS, Gresce Katalina: Kami Hanya Ingin Keadilan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Gresce Katalina, ahli waris sekaligus menantu almarhum pendiri PT Sakura Damai Sentosa (SDS), kembali mendatangi pabrik yang terletak di kawasan Jalan Berbek Industri II, Sidoarjo, Kamis (23/1/2025). Didampingi kuasa hukumnya, Norman Bula, SH, MH, dan dikawal oleh ratusan anggota LSM GRIB Jaya Jatim, Gresce menuntut haknya atas aset perusahaan yang hingga kini belum terpenuhi.

Aksi ini menjadi perhatian publik lantaran sengketa yang berkepanjangan antara Gresce dan pengelola pabrik, Agung serta Agus, yang juga adik iparnya. Meski telah dilakukan berbagai upaya mediasi, penyelesaian sengketa ini masih belum menemukan titik terang.

Sengketa Waris yang Berlarut-larut

Gresce menegaskan bahwa ia adalah ahli waris yang sah berdasarkan pengakuan dari Agung dan Agus. Namun, klaim tersebut belum berbanding lurus dengan pemenuhan haknya. Dalam keterangannya, Norman Bula menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan berbagai opsi penyelesaian melalui negosiasi, termasuk pembagian aset sesuai nilai warisan.

“Selama ini kami sudah berulang kali mengajukan negosiasi, tapi selalu berakhir tanpa kejelasan. Janji yang disampaikan pihak pengelola pabrik selalu berubah-ubah. Hak klien kami sebagai ahli waris justru diabaikan,” ujar Norman.

Norman juga menuding pihak pengelola telah memanipulasi nilai aset pabrik. Menurutnya, saat mediasi awal, nilai aset disebutkan mencapai Rp160 miliar, namun angka tersebut berubah-ubah tanpa transparansi.

“Kami menduga ada aset yang disembunyikan, sehingga nilai warisan menjadi tidak jelas. Itu sebabnya kami mendesak adanya appraisal independen yang transparan dan sesuai hukum,” tegas Norman.

Aksi yang Diwarnai Ketegangan

Kedatangan ratusan anggota GRIB Jaya Jatim sempat memicu ketegangan dengan petugas keamanan pabrik. Namun, situasi berhasil dikendalikan setelah kedua belah pihak sepakat untuk berdialog. Perwakilan Gresce dan tim hukum diizinkan masuk ke area pabrik untuk membahas penyelesaian sengketa.

Dalam dialog tersebut, Gresce kembali menekankan bahwa ia tidak menuntut lebih dari apa yang menjadi haknya. “Kami hanya meminta keadilan. Jika mereka ingin tetap mengelola pabrik, silakan saja, asal hak kami sebagai ahli waris dipenuhi,” ujar Gresce dengan tegas.

Tuntutan Hak yang Belum Terpenuhi

Norman menambahkan bahwa salah satu poin yang menjadi ganjalan adalah kurangnya itikad baik dari pengelola. Ia menyebut bahwa upaya mediasi yang dilakukan selama ini sering kali diulur-ulur tanpa alasan jelas. Bahkan, beberapa pertemuan yang telah disepakati batal sepihak oleh pihak pengelola.

“Terakhir kali, kami sudah menyepakati negosiasi dengan Agung dan Agus. Namun, setelah kembali ke Jakarta, kami tidak mendapat kabar apa pun. Bahkan, jadwal pertemuan berikutnya yang dijanjikan mereka batalkan begitu saja,” ungkap Norman.

Langkah Tegas Jika Tidak Ada Penyelesaian

Jika tidak ada titik terang dalam waktu dekat, pihak Gresce mengancam akan mengambil langkah lebih tegas, termasuk pendudukan pabrik. Menurut Norman, langkah ini diambil sebagai bentuk protes agar masalah segera diselesaikan.

“Kami datang ke sini bukan untuk mencari keributan, tetapi untuk memastikan hak klien kami terpenuhi. Jika dialog tidak membuahkan hasil, kami siap menduduki pabrik sampai ada penyelesaian yang adil,” ujar Norman dengan nada tegas.

Aksi ini menjadi sorotan publik, mengingat dampaknya terhadap operasional pabrik dan kepercayaan terhadap proses hukum. Hingga berita ini ditulis, dialog antara kedua belah pihak masih berlangsung untuk mencari solusi terbaik atas sengketa warisan ini. (dk/dim)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN, Wakil Bupati Puspawati

    Wakil Bupati Puspawati: Peran ASN dalam Pelayanan Masyarakat: Refleksi dan Komitmen untuk Kesejahteraan

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 34
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintahan daerah membutuhkan keberadaan aparatur sipil negara (ASN) yang tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap pelayanan masyarakat. Hal ini menjadi fokus utama dalam pernyataan Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, yang mengajak seluruh pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk merefleksikan kembali peran dan […]

  • PDI Perjuangan Tulungagung Solidkan Dukungan untuk Mardinoto di Dapil III

    PDI Perjuangan Tulungagung Solidkan Dukungan untuk Mardinoto di Dapil III

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 140
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung terus bergerak mensosialisasikan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Maryoto Birowo dan Didik Girnoto Yekti (Mardinoto) di Pilkada Serentak 2024. Sabtu (28/9/2024), DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal di Dapil III, yang meliputi Kecamatan Kalidawir, Pucanglaban, Tanggunggunung, dan Campurdarat. Konsolidasi ini dihadiri oleh seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) […]

  • Cerdas Berinvestasi di Pegadaian, Dapatkan Imbal Hasil Emas Hingga 1% per Tahun

    Cerdas Berinvestasi di Pegadaian, Dapatkan Imbal Hasil Emas Hingga 1% per Tahun

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 345
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya menghadirkan inovasi baru berupa Deposito Emas, sebuah layanan investasi yang dirancang untuk memberikan rasa aman dan stabil bagi masyarakat Jawa Timur. Layanan ini memungkinkan nasabah mengonversi saldo Tabungan Emas mereka menjadi deposito dengan imbal hasil dalam bentuk gram emas, sehingga terhindar dari dampak fluktuasi pasar. Menurut Muh. Ariyadi […]

  • Kunjungi Raja Ampat, Ketum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo Salurkan Sembako hingga Gelar Khitanan Massal

    Kunjungi Raja Ampat, Ketum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo Salurkan Sembako hingga Gelar Khitanan Massal

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo berkunjung ke Mapolres Raja Ampat, Polda Papua Barat Daya, Kamis (19/6/2025). Dalam kunjungan tersebut, Ny. Juliati Sigit Prabowo memimpin kegiatan Bhayangkari Peduli di Gedung Pari Waisai Raja Ampat. Kegiatan Bhayangkari Peduli kali ini diselenggarakan dengan pemberian sembako, paket stunting, dan paket sekolah, sarana rumah ibadah, bhakti […]

  • Tinjau Arus Mudik di Rest Area 575 A Ngawi Kapolda Jatim Himbau Pemudik Manfaatkan Posyan Untuk Istirahat

    Tinjau Arus Mudik di Rest Area 575 A Ngawi Kapolda Jatim Himbau Pemudik Manfaatkan Posyan Untuk Istirahat

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 254
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, melakukan pengecekan di Pos Pelayanan Rest Area 575 A Ngawi, pada Jumat (28/3/2025). Kedatangan Kapolda Jatim dan rombongan disambut Kapolres Ngawi, AKBP Dwi Sumrahadi Rahkmanto beserta Forkopimda Ngawi. Selain melakukan pengecekan di […]

  • Timnas Indonesia U-23 Tambah Tiga Pemain Diaspora dalam Latihan

    Timnas Indonesia U-23 Tambah Tiga Pemain Diaspora dalam Latihan

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Timnas Indonesia U-23 kembali memperkuat skuadnya dengan kedatangan tiga pemain diaspora yang ikut berlatih di Stadion Madya, Jakarta. Proses perekrutan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi ajang SEA Games 2025. Pemain Baru yang Bergabung Ketiga pemain tersebut adalah Luke Xavier Keet, Reycredo Beremanda, dan Muhammad Mishbah. Mereka semua memiliki paspor Indonesia sehingga tidak perlu […]

expand_less