Fakta-fakta Penemuan Rafflesia Hasseltii di Sumatera: Super Langka, Peneliti Nangis Terharu
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kemunculan bunga raksasa Rafflesia Hasseltii di pedalaman Sumatera Barat sontak mencuri perhatian publik dan komunitas ilmiah internasional. Spesies yang dikenal super langka dan sulit diprediksi ini akhirnya kembali mekar pada November 2025, setelah 13 tahun pencarian nonstop oleh para peneliti.
Berikut fakta-fakta terkait penemuan bunga Rafflesia Hasseltii:
Ditemukan di Tengah Hutan Terpencil, Peneliti Sampai Menangis Haru
Peristiwa penemuan ini sangat menguras emosi bagi Septian Andriki (Deki), aktivis konservasi yang telah menghabiskan lebih dari sepuluh tahun menjelajahi hutan untuk menemukan bunga ini. Ketika melihat kelopak Rafflesia hasseltii mekar dengan sempurna, ia tidak mampu menahan air mata.
Ekspedisi kali ini juga diikuti tokoh botani dunia, Dr. Chris Thorogood dari University of Oxford, peneliti BRIN Joko Witono, serta pegiat lokal Iswandi.
Lokasi Penemuan Masih Terjaga Ketat
Rafflesia hasseltii ditemukan mekar di pedalaman hutan hujan Sumatera Barat, di area yang kondisi ekologinya masih sangat terjaga.
Sebelumnya, kemunculan bunga ini juga pernah dilaporkan di Muratara (Sumatera Selatan) dan Taman Nasional Kerinci Seblat (Riau), namun temuan terbaru ini menjadi yang paling tervalidasi secara ilmiah.
Ukuran Raksasa & Mekar Hanya 7 Hari
Spesies langka ini menampilkan diameter 30–50 cm, dengan kelopak perigonnya mencapai 15–17 cm. Sayangnya, masa mekarnya sangat singkat — hanya sekitar seminggu sebelum layu dan membusuk.
Inilah alasan mengapa kemunculannya jarang sekali terdokumentasi.
Butuh Jalan Kaki Berjam-Jam & Ketepatan Waktu
Untuk mencapai lokasi, tim harus menembus hutan lebat dengan jalur terjal, melakukan perjalanan siang dan malam. Tantangan lain adalah siklus hidup Rafflesia yang merupakan tumbuhan parasit murni, sehingga kuncupnya bisa muncul di waktu dan tempat yang sepenuhnya tak terduga.
Penemuan Ini Jadi Pengingat Penting
Munculnya kembali Rafflesia hasseltii menjadi tanda bahwa kekayaan keanekaragaman hayati Sumatera masih menyimpan banyak rahasia, sekaligus rentan. Para ilmuwan berharap peristiwa ini dapat menjadi pemicu baru untuk memperkuat perlindungan hutan hujan tropis Indonesia. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar