Kasat Narkoba KP3: Selamatkan Generasi Emas Indonesia dengan Perang Total Melawan Narkoba
- account_circle Teguh Priyono
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Perak (KP3), AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat perang total melawan narkoba demi menyelamatkan Generasi Emas Indonesia.
Ajakan tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026.
Menurut AKP Adik Agus Putrawan, ancaman narkoba tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga mengancam masa depan bangsa.
Karena itu, pemberantasan narkotika harus menjadi tanggung jawab bersama antara aparat penegak hukum, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan seluruh lapisan masyarakat.
“Tahun ini, HANI mengusung tema ‘Bersama Melawan Narkoba Demi Generasi Emas Bangsa’. Tema ini mengingatkan kita bahwa perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Kita harus bergerak bersama,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
AKP Adik Agus menegaskan, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak akan terus melakukan tindakan tegas terhadap bandar dan jaringan pengedar narkoba yang beroperasi di wilayah hukumnya.
Ia memastikan tidak ada toleransi bagi siapa pun yang mencoba merusak generasi muda melalui peredaran narkotika.
Sebagai wilayah yang menjadi gerbang utama transportasi laut di Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga memperketat pengawasan di kawasan pelabuhan dan pesisir untuk mencegah masuknya narkoba melalui jalur laut.
Selain penegakan hukum, Satresnarkoba KP3 mengintensifkan langkah pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi kepada pelajar, komunitas pemuda, pekerja pelabuhan,
serta masyarakat umum. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba sejak dini.
AKP Adik Agus juga mendorong masyarakat untuk aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika.
Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi faktor penting dalam memutus jaringan peredaran narkoba.
Di sisi lain, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan bagi pengguna narkoba yang menjadi korban penyalahgunaan dengan mendorong mereka menjalani rehabilitasi agar dapat kembali hidup produktif.
“Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi bandar maupun pengedar narkoba. Mari kita jaga anak-anak kita, lindungi lingkungan kita, dan bersama-sama wujudkan Generasi Emas Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan bebas dari narkoba,” tegas AKP Adik Agus Putrawan.
Melalui semangat Hari Anti Narkotika Internasional 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak berharap kesadaran masyarakat
untuk memerangi narkoba semakin meningkat sehingga Indonesia dapat melahirkan generasi penerus yang berkualitas dan mampu membawa bangsa menuju masa depan yang lebih baik.(Dk/yud)
- Penulis: Teguh Priyono

>
