Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HANKAM » Jembatan Perintis Garuda: Ubah Sesek Menjadi Beton, dari Rawan Menjadi Aman

Jembatan Perintis Garuda: Ubah Sesek Menjadi Beton, dari Rawan Menjadi Aman

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Warga Dusun Glagahan, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, kini mulai bisa tersenyum lega. Pasalnya, jembatan sesek yang selama ini mereka gunakan mulai dibangun menjadi jembatan beton yang lebih kokoh dan aman.

Selama bertahun-tahun, warga harus menghadapi berbagai risiko saat melintasi jembatan yang terbuat dari bambu tersebut. Kondisinya yang sederhana dan mudah lapuk kerap membahayakan, terutama saat cuaca buruk.

“Kalau dibilang berbahaya, ya memang berbahaya saat melewati jembatan itu. Tapi warga di sini tidak punya pilihan lain. Kami paling khawatir saat musim hujan, karena jembatannya menjadi licin dan rawan terpeleset,” ujar Ari Prabowo, salah satu warga, Senin (6/4/2026).

Ia juga mengakui, jembatan sebelumnya juga hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki dan sepeda.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut bahwa peningkatan kondisi jembatan yang saat ini tengah dikebut pengerjaannya tersebut merupakan bagian dari Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III.

Menurutnya, program ini menjadi langkah strategis pemerintah melalui TNI AD dalam mengatasi keterbatasan aksesibilitas masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan dapat mempermudah sekaligus meningkatkan mobilitas warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

“Dengan dibangunnya jembatan beton ini, harapan kami mobilitas warga akan semakin lancar, aman, dan mampu menunjang aktivitas serta keseharian masyarakat setempat,” kata Danrem Untoro saat meninjau pembangunan jembatan tersebut.

Selain itu, kehadiran infrastruktur yang lebih layak juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menambahkan, jembatan beton yang dibangun memiliki panjang 12 meter dan lebar 2 meter. Nantinya, jembatan tersebut tidak hanya dapat dilalui pejalan kaki dan sepeda motor, tetapi juga kendaraan jenis tossa untuk mendukung aktivitas ekonomi warga.(dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atmosfer Penuh Antusias di Blundell Park Saat Grimsby Town Hadapi Wolves

    Atmosfer Penuh Antusias di Blundell Park Saat Grimsby Town Hadapi Wolves

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan FA Cup antara Grimsby Town dan Wolves yang digelar di Stadion Blundell Park memicu antusiasme luar biasa dari para penggemar. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi tim tuan rumah yang berusaha menghadapi klub Premier League dengan semangat tinggi. Para pendukung Grimsby Town telah mempersiapkan suasana pesta sejak pagi hari, dengan rencana tampilan spesial […]

  • Samsung ,Galaxy Unpacked 2026

    Inovasi Terbaru dari Samsung di Galaxy Unpacked 2026

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Samsung kembali menunjukkan keunggulannya dalam industri teknologi dengan peluncuran seri Galaxy S26 pada acara Galaxy Unpacked 2026. Acara ini berlangsung di San Francisco dan menjadi momen penting bagi penggemar gadget, terutama para pengguna smartphone yang selalu menantikan inovasi terbaru dari perusahaan asal Korea Selatan. Seri Galaxy S26: Peningkatan Performa dan Fitur Baru Seri Galaxy […]

  • Kritik Pelatih Persebaya Surabaya terhadap Wasit Jepang dalam Laga Lawan Bhayangkara FC

    Kritik Pelatih Persebaya Surabaya terhadap Wasit Jepang dalam Laga Lawan Bhayangkara FC

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyampaikan kritik tajam terhadap kinerja wasit yang memimpin pertandingan melawan Bhayangkara FC. Meski menerima kekalahan dengan legowo, ia menilai bahwa penilaian wasit tidak sepenuhnya adil, terutama dalam hal durasi injury time dan pengaturan waktu. “Saya tidak akan mencari alasan apapun untuk kekalahan atas Bhayangkara meski kami banyak menciptakan peluang. […]

  • Polres Pelabuhan Tanjung Perak Berhasil Mengamankan Seorang Cleaning Service Edarkan Narkotika Jenis Sabu.

    Polres Pelabuhan Tanjung Perak Berhasil Mengamankan Seorang Cleaning Service Edarkan Narkotika Jenis Sabu.

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Diagram Kota Tanjungperak — Seorang cleaning service inisial DP tak berkutik saat digerebek Tim SUS Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak di sebuah kos di Jalan Gadukan Timur Surabaya, pada Rabu (19/06/2024) sore. Dari hasil pemeriksaan polisi sekitar pukul 15.30 wib tersebut, didapati 7 paket sabu yang terbungkus plastik klip dengan berat mencapai 40,53 gram dan […]

  • Ramalan Zodiak Aries Hari Ini, 27 November 2025

    Ramalan Zodiak Aries Hari Ini, 27 November 2025

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketahui apa yang astrologi dan planet-planet persiapkan bagi orang yang lahir di bawah zodiak Aries. Astrologi mengungkap pengaruh planet-planet terhadap Aries hari ini. Ramalan Bintang Harian Aries Anda ingin berbagi pemikiran dan lebih memercayai orang lain hari ini. Bahayanya, Anda mungkin berakhir curhat kepada seseorang yang tidak peduli dengan kepentingan terbaik Anda. Oleh […]

  • Inara Rusli Akui Kesalahan dan Minta Maaf atas Pernyataan Masa Lalu

    Inara Rusli Akui Kesalahan dan Minta Maaf atas Pernyataan Masa Lalu

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 97
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Artis Inara Rusli, mantan anggota girlband Bexxa, mengakui bahwa pernyataannya di masa lalu tidak tepat. Ia menyadari bahwa ucapan yang pernah ia keluarkan bisa dianggap merendahkan nilai-nilai agama dan syariat poligami. Hal ini membuatnya merasa menjilat ludah sendiri dan memutuskan untuk meminta maaf secara terbuka. Inara Rusli mengungkapkan bahwa ia pernah menyampaikan pendapat dalam […]

expand_less