Kemenangan Liverpool atas Marseille Berkat Kejelian Szoboszlai
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kemenangan 3-0 yang diraih Liverpool dalam laga melawan Marseille menjadi momen penting bagi klub asal Inggris tersebut. Gol pertama yang tercipta dari tendangan bebas cerdik Dominik Szoboszlai menjadi kunci utama dalam memecah kebuntuan dan membawa timnya meraih poin penuh.
Peran Penting Tendangan Bebas Szoboszlai
Szoboszlai menunjukkan kejelian luar biasa saat mengambil tendangan bebas di babak pertama. Ia memilih untuk menembak bola secara rendah melewati pagar penjagaan Marseille, sebuah strategi yang tidak disangka oleh para pemain lawan. Gol ini bukan hanya sekadar hasil dari teknik yang baik, tetapi juga perhitungan matang terhadap reaksi lawan.
”Saya sudah melakukan riset dan diberi tahu bahwa jika tidak ada pemain yang berbaring, maka saya bisa menendang bola di bawah tembok pertahanan. Saya mencobanya dan berhasil,” ujar Szoboszlai setelah pertandingan. Pemain asal Hongaria ini telah membuktikan kemampuannya dalam situasi serupa sebelumnya, seperti saat mengalahkan Arsenal bulan Agustus tahun lalu.
Strategi Liverpool dalam Menghadapi Marseille
Liverpool menghadapi Marseille dengan strategi menekan sejak awal laga. Arne Slot, pelatih Liverpool, memahami bahwa Marseille, yang dilatih oleh Roberto de Zerbi, adalah tim yang sangat produktif dengan rata-rata 2,3 gol per pertandingan. Untuk itu, Liverpool memutuskan untuk mengambil inisiatif menyerang agar bisa menggoyahkan stabilitas permainan Marseille.
”Selalu sulit bermain melawan tim De Zerbi karena jika Anda tidak bermain menyerang, mereka dapat membangun serangan dengan mudah. Mereka terus bermain dan mengambil risiko. Kami memanfaatkan ruang dengan baik dan saya pikir performa kami bagus,” kata kapten Liverpool, Virgil van Dijk, seusai pertandingan.
Penyebab Kegagalan Serangan Terbuka
Meski Liverpool mendominasi penguasaan bola, mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Hanya satu tembakan tepat sasaran yang tercipta dari skema permainan terbuka, yaitu tendangan bebas Szoboszlai. Sementara itu, lima tendangan lainnya gagal menghasilkan gol.
Gol pertama yang dicetak Szoboszlai ternyata menjadi katalis untuk gol-gol berikutnya. Tekanan yang dibuat Liverpool pada babak kedua memicu respons agresif dari Marseille, yang justru memperkuat posisi Liverpool dalam pertandingan.
Gol Kedua dari Gol Bunuh Diri Rulli
Marseille mulai meningkatkan tekanan setelah tertinggal. Namun, Liverpool dengan cepat membalas dengan memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan. Jeremie Frimpong berhasil melewati penjagaan dan mengirim umpan silang yang akhirnya mengenai kaki kiper Geronimo Rulli, sehingga membuatnya mencetak gol bunuh diri.
[GAMBAR: Liverpool vs Marseille, gol bunuh diri kiper Marseille]
Kontribusi Gravenberch dalam Pertahanan
Di sisi pertahanan, Ryan Gravenberch tampil luar biasa sebagai gelandang bertahan. Ia menjadi benteng kokoh yang melindungi empat bek Liverpool. Statistik mencatat bahwa Gravenberch memenangkan sembilan duel perebutan bola, yang menunjukkan ketangguhannya dalam menghalangi serangan Marseille.
Gravenberch juga memberikan assist penting untuk gol ketiga Liverpool yang dicetak oleh Cody Gakpo. Meski Liverpool tidak mampu memaksimalkan peluang serangan balik, kemenangan 3-0 tetap menjadi bukti kuat bahwa tim ini sedang dalam proses pemulihan.
Klasemen Liga Champions dan Peluang Liverpool
Berkat kemenangan ini, Liverpool naik ke peringkat keempat klasemen sementara fase grup Liga Champions dengan koleksi 15 poin. Kemenangan ini memperkuat peluang Liverpool untuk finis di posisi delapan besar. Dengan sisa satu pertandingan lagi, Liverpool diprediksi akan mudah menghadapi Qarabag di laga terakhir.
Kesimpulan
Pertandingan antara Liverpool dan Marseille menjadi contoh bagaimana kecerdikan individu bisa mengubah arah pertandingan. Gol Szoboszlai tidak hanya menjadi kunci kemenangan, tetapi juga menjadi simbol semangat dan strategi yang tepat dalam menghadapi lawan yang tangguh. Dengan kemenangan ini, Liverpool semakin dekat dengan target mereka di Liga Champions.

>

Saat ini belum ada komentar