Performa Mengesankan Persebaya Surabaya di Akhir Tahun 2025 dengan Kemenangan atas Persijap Jepara
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 29 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya menutup tahun 2025 dengan kemenangan telak melawan Persijap Jepara. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo berhasil dimenangkan oleh Green Force dengan skor 4-0. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi tim dan para pendukungnya, terutama setelah beberapa pertandingan sebelumnya menunjukkan performa yang kurang stabil.
Pesta gol Persebaya dimulai pada menit ke-26 dengan tendangan penalti dari Bruno Moreira. Kemudian, Leo Lelis memperbesar keunggulan tim tuan rumah pada menit ke-38 melalui sundulan yang menggetarkan gawang Persijap. Dalam 10 menit terakhir babak kedua, dua gol tambahan dicetak oleh Francisco Rivera dan Mihailo Perovic, menjadikan skor akhir 4-0.
Strategi yang Efektif dan Dominasi Penguasaan Bola
Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Persebaya memiliki dominasi yang signifikan. Dari aspek penguasaan bola (ball possession), tim asuhan caretaker Uston Nawawi unggul 52% dibandingkan 48% milik Persijap. Hal ini menunjukkan bahwa Persebaya mampu menguasai permainan dan membatasi ruang gerak lawan.
Selain itu, dari segi jumlah tembakan ke arah gawang, meskipun jumlah total tembakan lebih sedikit, Persebaya unggul dalam hal shoot on goal. Tim tuan rumah mencatatkan lima kali tembakan tepat sasaran berbanding dua dari Persijap. Angka ini membuktikan bahwa Persebaya bermain efektif dan mampu memaksimalkan peluang yang diperoleh.
Ketangguhan dalam Bertahan dan Kualitas Umpan
Ketangguhan Persebaya tidak hanya terlihat dalam serangan, tetapi juga dalam bertahan. Dari segi akurasi umpan (passing), Persebaya mencatatkan 83% dibandingkan 81% dari Persijap. Selain itu, jumlah tackle dan clearance yang dilakukan oleh pemain Persebaya menunjukkan bahwa mereka mampu menjaga lini belakang dengan baik.
Komentar Pelatih Sementara: Pentingnya Konsistensi
Setelah pertandingan, caretaker Uston Nawawi memberikan komentar tentang strategi yang diterapkan. Ia menekankan bahwa meski tim unggul 2-0, permainan harus tetap dianggap sebagai pertandingan 0-0. “Di ruang ganti saya tekankan, meski unggul 2-0 harus dianggap 0-0, karena keunggulan itu belum aman,” ujarnya.
Uston juga menyebutkan bahwa ketangguhan Persebaya dalam bertahan adalah hasil dari kemampuan mematikan pergerakan Gustavo Franca, khususnya Rachmat Irianto yang ditugaskan untuk menghadang ancaman lawan.
Reaksi dari Pemain dan Pendukung
Kemenangan ini juga mendapat apresiasi dari para pemain Persebaya. Francisco Rivera tampil gemilang dengan mencetak gol, sementara Mihailo Perovic merayakan golnya dengan antusias. Pemain lain seperti Bruno Moreira dan Leo Lelis juga menunjukkan performa yang konsisten.
Para pendukung Persebaya, Bonek dan Bonita, sangat senang dengan hasil ini. Mereka merasa bahwa Persebaya telah membuktikan bahwa tim bisa menunjukkan performa yang lebih baik, bahkan di bawah asuhan pelatih sementara.
Prediksi dan Harapan untuk Musim Mendatang
Kemenangan ini juga memberikan harapan bagi Persebaya untuk musim depan. Dengan performa yang stabil dan strategi yang terorganisir, tim berharap bisa melanjutkan momentum positif ini. Beberapa pemain muda juga mulai menunjukkan potensi mereka, yang bisa menjadi fondasi untuk masa depan Persebaya. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar