PB Porprov Jatim Tinjau Fasilitas Porprov 2027

ringkasan Berita:

  • PB Porprov Jatim rampungkan inspeksi fasilitas olahraga milik Pemkot Surabaya selama dua hari untuk Porprov X 2027.
  • Ketua PB Porprov M. Ali Affandi sebut venue Surabaya secara umum layak, namun perbaikan sarana pendukung harus dicicil sejak dini.
  • Surabaya dibidik menjadi tuan rumah perhelatan Porprov terbesar sepanjang sejarah dengan kenyamanan atlet sebagai prioritas.

Surabaya, Diagramkota.com — Rencana perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X 2027 di Kota Surabaya resmi memasuki fase pematangan teknis. Pengurus Besar (PB) Porprov Jatim menerjunkan tim khusus guna menginspeksi deretan sarana dan prasarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang diproyeksikan menjadi arena pertandingan resmi cabang olahraga, Jumat (4/9/2026).

Peninjauan lapangan yang berlangsung selama dua hari penuh ini bertujuan memotret secara presisi kesiapan fisik fasilitas olahraga di Kota Pahlawan sebelum ditetapkan secara definitif menyambut pesta olahraga multicabang dua tahunan tingkat regional tersebut.

Adapun fasilitas strategis yang disambangi tim penilai mencakup kawasan megah Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Gelanggang Remaja, kompleks Gelora Pancasila, Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Taman Asreboyo, Waduk Kedurus, Bozem Morokrembangan, Skate and BMX Park, Lapangan Hoki dan Bisbol Dharmawangsa, hingga Lapangan Keputih.

Evaluasi Kelayakan Fasilitas: Pembenahan Minor Segera Dituangkan dalam SK

Ketua PB Porprov Jatim 2027, M. Ali Affandi, mengungkapkan bahwa infrastruktur yang disiapkan oleh Pemkot Surabaya secara garis besar telah memenuhi standar kelayakan tanding. Kendati demikian, sejumlah catatan evaluasi teknis diserahkan kepada instansi terkait agar dilakukan perbaikan fasilitas penunjang sebelum batas waktu penyelenggaraan.

“Kalau fasilitas yang dimiliki Pemkot Surabaya pada dasarnya sudah cukup bagus, tinggal sedikit pembenahan saja. Kita sudah komunikasi dengan Dispora Surabaya dan KONI Surabaya,” ujar sosok yang akrab disapa Andi tersebut.

Andi menjelaskan, usai peninjauan faktual ini, PB Porprov segera memetakan kesesuaian arena untuk masing-masing cabang olahraga. Distribusi lokasi perlombaan tersebut nantinya diresmikan lewat Surat Keputusan (SK) agar panitia pelaksana cabang olahraga dan kontingen daerah mengantongi kepastian sejak awal.

Cegah Proyek Kebut Semalam, Dorong Alokasi Anggaran Dini Pemkot Surabaya

Guna menghindari pekerjaan fisik renovasi yang terburu-buru jelang pembukaan acara (*last-minute work*), Andi mendorong Pemkot Surabaya segera memplot alokasi anggaran pemeliharaan fasilitas pada pos APBD yang relevan. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial demi menjamin kualitas pekerjaan sarana olahraga berstandar tinggi.

“Kita akan mencoba untuk menciptakan suasana mega event yang luar biasa di Kota Surabaya, mudah-mudahan lebih baik dari sebelumnya,” tuturnya optimistis.

PB Porprov memasang target ambisius agar Porprov Jatim X 2027 di Kota Surabaya tercatat sebagai gelaran termegah dan tersukses sepanjang sejarah penyelenggaraan pekan olahraga Jawa Timur. Standar kesiapan tidak hanya difokuskan pada arena pertandingan para atlet yang mengejar medali, melainkan juga menyangkut jaminan kenyamanan, aksesibilitas, serta keramahan bagi seluruh delegasi ofisial dan pendukung dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

“Porprov 2027 ini akan menjadi ajang event terbesar sepanjang sejarah Porprov dan fasilitas-fasilitas yang siap untuk para delegasi dari masing-masing kabupaten/kota se-Jatim,” pungkas Andi.