DIAGRAMKOTA.COM – Komitmen PT Terminal Teluk Lamong (TTL) dalam memberdayakan masyarakat pesisir kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional.
Perusahaan meraih penghargaan Gold pada ajang TJSL & CSR Award 2026 berkat program unggulannya yang berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan budidaya kepiting soka.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan TTL tidak hanya berorientasi pada bantuan sosial, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Program pemberdayaan yang dijalankan menyasar kelompok nelayan di kawasan sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui pendampingan intensif, masyarakat diberikan pelatihan teknik budidaya, pengelolaan usaha, hingga peningkatan kapasitas agar mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi lebih tinggi.
Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, program tersebut juga mendorong pemanfaatan potensi sumber daya pesisir secara lebih produktif dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.
Pendekatan ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Corporate Communication PT Terminal Teluk Lamong, Defista Permata Sari, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak dalam menghadirkan program yang benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan sebuah program TJSL tidak hanya diukur dari penghargaan yang diraih, melainkan dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dan menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan.
Program budidaya kepiting soka sendiri lahir dari hasil pemetaan sosial yang dilakukan perusahaan di wilayah sekitar pelabuhan. Dari hasil kajian tersebut, budidaya kepiting dinilai memiliki prospek ekonomi yang baik sekaligus mampu membuka lapangan usaha baru bagi masyarakat pesisir.
Ke depan, PT Terminal Teluk Lamong berkomitmen terus mengembangkan berbagai program pemberdayaan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui sinergi bersama pemangku kepentingan, perusahaan berharap dapat menciptakan nilai bersama (creating shared value) yang mendukung pembangunan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di kawasan pesisir. (Dk/nns)























