DIAGRAMKOTA.COM – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan melalui modernisasi peralatan bongkar muat.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penambahan satu unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG) di Terminal Petikemas Nilam. 3 Agustus 2026
Peralatan berbasis tenaga listrik tersebut tiba di Indonesia menggunakan kapal MV Spring Shine dan menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat kesiapan operasional terminal sekaligus mendukung transformasi menuju pelabuhan yang lebih modern, efisien, dan berwawasan lingkungan.
Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong, Muhammad Syukur, mengatakan bahwa investasi pada E-RTG merupakan bentuk keseriusan perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur operasional yang mampu menjawab kebutuhan layanan logistik yang terus berkembang.
Menurutnya, penggunaan E-RTG tidak hanya meningkatkan produktivitas aktivitas penumpukan peti kemas, tetapi juga berkontribusi dalam menekan emisi karbon karena menggunakan tenaga listrik sebagai sumber energi utama, menggantikan peralatan konvensional berbahan bakar diesel.
Modernisasi peralatan ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan yang dilakukan Terminal Teluk Lamong untuk menghadirkan layanan yang semakin cepat, aman, efisien, dan ramah lingkungan,” ujarnya.
E-RTG tersebut memiliki kapasitas angkat hingga 40 ton serta mampu melakukan penumpukan peti kemas dengan konfigurasi 1 over 6 container, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas lapangan penumpukan Terminal Petikemas Nilam.
Sementara itu, Terminal Head TPK Nilam, Retno Pujianto, menjelaskan bahwa proses pembongkaran, instalasi, pengujian, hingga commissioning akan dilakukan secara bertahap sebelum alat mulai dioperasikan.
Ia menargetkan E-RTG dapat mulai beroperasi pada awal Oktober 2026, sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas operasional dan kualitas pelayanan kepada para pengguna jasa.
Melalui penguatan infrastruktur berbasis teknologi hijau ini, PT Terminal Teluk Lamong optimistis dapat terus menghadirkan layanan kepelabuhanan yang unggul, mendukung digitalisasi sektor logistik, serta memperkuat daya saing pelabuhan nasional di tengah meningkatnya kebutuhan distribusi barang dan arus peti kemas. (Dk/nns)






















