DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang terus berkembang, kini menunjukkan inovasi luar biasa dalam memperkuat iklim investasi. Dengan menerapkan sistem integrasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/ AI) serta menghadirkan Klinik Investasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha. Inovasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan investor.
Kemudahan Digital untuk Pelaku Usaha
Salah satu inovasi utama yang diterapkan adalah sistem AI yang memungkinkan pemantauan real-time dari ruang kerja. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa sistem ini dapat melacak jumlah izin yang masuk dan selesai, sehingga memudahkan pengawasan dan pelayanan. Selain itu, Klinik Investasi juga hadir sebagai pendamping bagi investor, mulai dari perhitungan Break Even Point hingga estimasi lama pembangunan.
“Ketika ada kepastian hukum dan tidak ada biaya di luar ketentuan, trust atau kepercayaan investor akan terbangun,” ujarnya. “Hasilnya, investasi bergerak dan perekonomian Surabaya ikut tumbuh.”
Verifikasi Layanan Investasi oleh Tim Penilai
Tim Pelaksana Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Daerah bersama Tim Panel Penilai Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melakukan kunjungan untuk verifikasi lapangan dan wawancara mendalam terkait kinerja layanan investasi di Kota Surabaya. Penilaian ini merupakan bagian dari tahapan Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026.
Direktur Kerja Sama Pelaksanaan Berusaha Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Hasyim Daeng Barang menjelaskan bahwa kedatangan tim bertujuan untuk memastikan fasilitas dan pelayanan yang dipaparkan sesuai dengan data di lapangan. Fokus penilaian mencakup kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB).
Target Investasi Tahun Ini
Eri Cahyadi menyebutkan bahwa tahun ini Pemkot Surabaya menargetkan realisasi investasi sebesar Rp43 triliun, naik dari target sebelumnya yang mencapai Rp35 triliun hingga Rp36 triliun. Ia menegaskan bahwa inovasi-inovasi yang dilakukan akan mendukung pencapaian target tersebut.
Inovasi Sebagai Fondasi Kepercayaan Investor
Penerapan AI dan layanan Klinik Investasi menjadi bukti komitmen Pemkot Surabaya dalam menciptakan lingkungan bisnis yang transparan dan efisien. Dengan akses langsung ke berkas perizinan melalui ponsel pintar, pelaku usaha dapat lebih mudah memantau prosesnya. Hal ini memberikan rasa aman dan kepastian, yang sangat penting bagi investor.
Tantangan dan Peluang
Meski telah menunjukkan progres signifikan, tantangan tetap ada. Di tengah persaingan antarkota, Surabaya harus terus berinovasi agar tetap menjadi tujuan utama investasi. Namun, dengan strategi yang jelas dan dukungan dari pemerintah pusat, kota ini memiliki potensi besar untuk menjadi contoh sukses dalam pengembangan ekonomi.
Pemkot Surabaya menunjukkan visi yang jelas dalam memperkuat iklim investasi melalui inovasi digital. Dengan sistem AI dan Klinik Investasi, kota ini memberikan solusi praktis bagi pelaku usaha, sekaligus membangun kepercayaan investor. Langkah-langkah ini tidak hanya akan meningkatkan investasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
