Surabaya Bersiap Jadi Pusat Data Center di Kawasan Timur Indonesia
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, sedang bersiap untuk menjadi pusat data center yang akan mendorong pengembangan infrastruktur digital di kawasan timur. Proyek ini diwujudkan melalui pembangunan E2 Data Center oleh DCI Indonesia, sebuah perusahaan teknologi yang berkomitmen untuk memperkuat ekosistem digital nasional.
Peran Data Center dalam Pembangunan Digital
Data center menjadi salah satu komponen kritis dalam era digital saat ini. Dengan adanya data center, pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan komputasi berbasis cloud yang lebih efisien dan andal. Hal ini memungkinkan bisnis tidak lagi terbebani dengan investasi besar di awal untuk perangkat keras. Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur, menekankan pentingnya data center dalam mendukung inovasi teknologi seperti artificial intelligence (AI), machine learning, dan cloud computing.
“Sekarang semua orang tahu data center itu paling penting, apalagi untuk menunjang AI, machine learning, dan cloud computing,” ujarnya.
Infrastruktur Energi yang Mendukung
Kesiapan infrastruktur energi juga menjadi faktor penting dalam pengembangan data center. Surabaya memiliki pasokan listrik yang cukup stabil, bahkan dalam kondisi beban puncak. Kapasitas awal dari data center yang dibangun adalah sembilan megawatt (MW). Ini dinilai mampu menunjang operasional awal sekaligus memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut.
Emil menjelaskan bahwa proyek ini sejalan dengan semangat Gerbang Baru Nusantara, yang bukan hanya sebagai gerbang fisik, tetapi juga gerbang digital. “Ini sejalan dengan semangat Gerbang Baru Nusantara, bukan hanya sebagai gerbang fisik, tapi juga gerbang digital,” katanya.
Strategi dan Lokasi yang Tepat
Otto Toto Sugiri, Founder dan CEO DCI Indonesia, menjelaskan alasan pemilihan Surabaya sebagai lokasi data center. Selain posisi strategisnya sebagai pusat ekonomi terbesar kedua di Indonesia, Surabaya juga menjadi pintu gerbang ke kawasan timur. Kehadiran data center di sini akan memperkuat konektivitas global.
“Surabaya ekonomi terbesar kedua setelah Jakarta dan juga gerbang untuk Indonesia Timur,” ujarnya.
Selain itu, rencana jaringan kabel fiber optik bawah laut dari Amerika Serikat akan terhubung melalui Indonesia Timur, Makassar, Surabaya, hingga Singapura. Konektivitas ini akan memperkuat posisi Surabaya dalam ekosistem digital regional.
Rencana Pengembangan Masa Depan
Saat ini, pembangunan data center di Surabaya masih berada pada tahap awal dengan kapasitas sembilan MW. Namun, DCI Indonesia memiliki rencana pengembangan hingga ratusan megawatt di Jawa Timur. Target ini bertujuan untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
“Ini baru tahap awal, tapi kami harapkan bisa berkembang sampai ratusan megawatt,” kata Toto.
Potensi Ekonomi dan Teknologi
Dengan hadirnya data center, Surabaya diharapkan mampu menjadi pusat inovasi teknologi dan pengembangan ekonomi digital. Proyek ini juga akan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan daya saing daerah secara keseluruhan. ***

>
>
Saat ini belum ada komentar