Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kenaikan Harga Plastik di Surabaya: Tantangan dan Solusi yang Diambil Pemkot

Kenaikan Harga Plastik di Surabaya: Tantangan dan Solusi yang Diambil Pemkot

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kenaikan harga plastik di Kota Surabaya menciptakan kekhawatiran bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM) setempat. Berdasarkan laporan terbaru, kenaikan ini mencapai angka hingga 60 persen, yang berdampak langsung pada biaya produksi dan stabilitas harga barang kebutuhan sehari-hari. Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya mengakui bahwa situasi ini memerlukan langkah antisipatif untuk menjaga keberlanjutan bisnis UMKM.

Kenaikan Harga Plastik: Faktor Penyebab dan Dampak

Menurut Mia Santi Dewi, Kepala Dinkopumdag Kota Surabaya, kenaikan harga plastik dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu pasokan global dan fluktuasi harga energi di tingkat internasional. “Memang kenaikan harga plastik sekarang ini cukup signifikan ya, sekitar 30 sampai 60 persen. Jadi memang dipacu pasokan global dan harga energi di dunia yang enggak bisa kita hindari,” ujar Mia dalam wawancara di program Wawasan Suara Surabaya.

Kenaikan ini tidak hanya berdampak pada biaya produksi, tetapi juga berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat jika tidak segera diimbangi dengan solusi alternatif. Mia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan monitoring rutin terhadap harga dan ketersediaan plastik di pasar. Selain itu, Dinkopumdag juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mereka dapat beralih ke bahan substitusi yang lebih ekonomis tanpa mengorbankan kualitas produk.

Inovasi Kemasan sebagai Strategi Alternatif

Salah satu strategi utama yang diterapkan Pemkot Surabaya adalah mendorong inovasi kemasan di kalangan UMKM. Mia menjelaskan bahwa pelaku usaha kini didorong untuk meninggalkan plastik dan beralih ke bahan-bahan alternatif seperti kertas, daun, atau bahan alami lainnya. “Kami mencoba mendampingi untuk inovasi kemasan di UMKM tidak lagi dengan plastik. Dengan apa? Bahan-bahan yang lain yang bisa menekan biaya produksinya,” jelasnya.

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada plastik yang harganya sangat fluktuatif. Selain itu, penggunaan bahan alternatif juga diharapkan mampu mengurangi dampak lingkungan dari limbah plastik. Mia menekankan bahwa inovasi kemasan bukan hanya tentang biaya, tetapi juga tentang keberlanjutan dan keamanan produk.

Memangkas Rantai Distribusi untuk Stabilitas Harga

Selain inovasi kemasan, Pemkot Surabaya juga berupaya memangkas rantai distribusi yang panjang. Mia menjelaskan bahwa Dinkopumdag sedang berkomunikasi dengan distributor besar untuk menghubungkan langsung para pelaku UMKM dengan pasar. “Kami komunikasi dengan distributor, kemudian kami hubungkan dengan para pedagang atau UMKM kita. Supaya lebih memutus rantai ya mungkin,” tambahnya.

Tujuan dari langkah ini adalah untuk mengurangi margin harga yang terlalu tinggi akibat banyaknya pihak tengah dalam proses distribusi. Dengan demikian, harga jual produk UMKM bisa tetap stabil meskipun biaya produksi meningkat.

Kebijakan Subsidi dan Peran Koperasi Merah Putih

Meski belum ada kebijakan subsidi harga plastik dari pemerintah pusat, Pemkot Surabaya tetap berupaya untuk menjaga stabilitas ekonomi lokal. Mia menyatakan bahwa saat ini, pihaknya sedang berada dalam mode bertahan untuk memastikan produksi UMKM tetap berjalan dan pendapatan pedagang tetap stabil.

Selain itu, ia juga menyarankan agar Koerasi Merah Putih dapat menjadi salah satu mata rantai distribusi untuk memperkuat ketahanan ekonomi lokal. “Harusnya menuju ke sana sih. Jadi nanti terkait dengan koperasi Merah Putih, kemudian bisa menjadi tempat atau salah satu mata rantai,” pungkas Mia.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Peningkatan harga plastik di Surabaya merupakan tantangan serius bagi UMKM. Namun, dengan langkah-langkah proaktif yang diambil oleh Pemkot, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif terhadap perekonomian masyarakat. Mia menegaskan bahwa upaya yang dilakukan bukan hanya untuk mengatasi masalah saat ini, tetapi juga membuka jalan bagi inovasi dan keberlanjutan bisnis di masa depan.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Purbalingga Wajib Tahu! Kemendagri Gelar Forum Hak dan Kewajiban Warga Negara

    Warga Purbalingga Wajib Tahu! Kemendagri Gelar Forum Hak dan Kewajiban Warga Negara

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Peran Kesadaran Hak dan Kewajiban dalam Membangun Bangsa DIAGRAMKOTA.COM – Forum Peningkatan Kesadaran Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Menjaga Keutuhan NKRI berlangsung di Ruang Andrawina, Hotel Owabong, pada Selasa 23 September 2025. Acara ini dibuka secara resmi oleh Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan dari Kementerian Dalam Negeri, Sri Handoko Taruna. Dalam sambutannya, ia […]

  • Plt Bupati H Subandi Dipesani Presiden agar Siapkan Pembangunan Flyover Gedangan Pada 2025

    Plt Bupati H Subandi Dipesani Presiden agar Siapkan Pembangunan Flyover Gedangan Pada 2025

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Flyover Djuanda akhirnya diresmikan Presiden Joko Widodo/Jokowi, Jumat, (6/9). Sejak diuji coba sejak Desember tahun 2023 lalu, keberadaannya benar-benar memperlancar arus lalu lintas. Mengurai kemacetan yang kerap terjadi diruas jalan itu. Jokowi mengatakan dirinya terus membangun dan memperbaiki infrastruktur diberbagai daerah. Salah satunya Flyover Djuanda yang berada di Jalan Raya Aloha Kecamatan Gedangan […]

  • Gerakan Cuti Bersama Hakim Se-Indonesia, Menuntut Kesejahteraan dan Integritas

    Gerakan Cuti Bersama Hakim Se-Indonesia, Menuntut Kesejahteraan dan Integritas

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 194
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ribuan hakim di seluruh Indonesia akan melakukan Gerakan Cuti Bersama pada tanggal 7-11 Oktober 2024. Gerakan ini merupakan bentuk protes kolektif para hakim terhadap ketidaksejahteraan dan kurangnya perhatian pemerintah terhadap lembaga peradilan. Juru Bicara Solidaritas Hakim Indonesia, Fauzan Arrasyid, menyatakan bahwa gerakan ini bertujuan untuk memperjuangkan kesejahteraan, independensi, dan kehormatan lembaga peradilan. “Bahwa selama […]

  • Waktu Berbuka Puasa ,Kota Surabaya

    Link Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 untuk Wilayah Jawa Timur

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMOTA.COM – Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026 akan menjadi momen penting bagi umat Islam di seluruh Indonesia, termasuk Jawa Timur. Bulan suci ini akan dimulai pada tanggal 19 Februari 2026, dan berbagai persiapan telah dilakukan oleh masyarakat, termasuk penyiapan jadwal imsakiyah. Jadwal ini menjadi acuan utama dalam menentukan waktu-waktu ibadah seperti imsak, subuh, […]

  • Detik-Detik Maut di Tol Jombang, Korban Tewas Keluar Mobil Sebelum Tertabrak

    Detik-Detik Maut di Tol Jombang, Korban Tewas Keluar Mobil Sebelum Tertabrak

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 219
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tiga mobil terlibat dalam kecelakaan fatal yang terjadi di jalan tol Jombang-Mojokerto, hari Minggu (24/8/2025) pagi. Akibat kecelakaan yang terjadi di KM 692+200 Jalur B wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Jombang, Jawa Timur, seorang penumpang mobil mengalami kematian di tempat kejadian. Sementara dua orang lainnya mengalami cedera dan kini telah menerima perawatan di rumah […]

  • Pemprov Sulsel Lantik 4.047 PPPK di Kantor Gubernur Hari Ini

    Pemprov Sulsel Lantik 4.047 PPPK di Kantor Gubernur Hari Ini

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang merupakan hasil dari Seleksi Tahap Kedua Formasi Tahun Anggaran 2024 pada hari Senin (17/11/2025). Acara berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel. Berdasarkan keterangan tertulis dari Pemprov Sulsel, pada hari Minggu (16/11/2025), sebanyak 4.047 orang secara resmi dilantik oleh Gubernur Sulsel, […]

expand_less