Prediksi Tanggal Lebaran 2026: Pemerintah dan Muhammadiyah Berbeda Pendapat
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Lebaran 2026 menjadi topik yang ramai dibicarakan oleh masyarakat Indonesia. Tahun ini, berbagai pihak mulai memprediksi kapan hari raya Idul Fitri akan jatuh. Meski terdapat perbedaan pendapat antara pemerintah dan organisasi seperti Muhammadiyah, masyarakat tetap diimbau untuk menunggu keputusan resmi dari sidang isbat.
Perhitungan Astronomi dan Kriteria Penetapan Lebaran
Salah satu sumber informasi utama mengenai prediksi Lebaran 2026 berasal dari ilmu astronomi. Peneliti BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa posisi hilal pada saat Maghrib tanggal 19 Maret 2026 belum memenuhi kriteria baru MABIMS. Kriteria tersebut menetapkan bahwa bulan awal hijriah harus memiliki tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
Dari hasil perhitungan astronomi, Thomas menyatakan bahwa 1 Syawal 1447 H kemungkinan besar jatuh pada 21 Maret 2026. Namun, ia menekankan bahwa keputusan akhir masih menunggu hasil sidang isbat yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Agama.
Sidang Isbat dan Proses Penetapan Lebaran
Sidang isbat merupakan proses penting dalam menentukan tanggal Lebaran. Pada tahun 2026, sidang isbat akan digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta. Proses ini melibatkan para ahli agama dan astronomi untuk memastikan bahwa penentuan tanggal Lebaran sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
Meskipun pemerintah telah memprediksi bahwa Lebaran 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru dalam merayakannya. Sidang isbat akan menjadi acuan utama dalam penetapan tanggal Lebaran.
Perbedaan Jadwal Antara Pemerintah dan Muhammadiyah
Sementara pemerintah memprediksi Lebaran 2026 jatuh pada 21 Maret, Muhammadiyah telah menetapkan jadwal yang berbeda. Berdasarkan Maklumat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah, Lebaran 2026 atau 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa setiap lembaga memiliki metode dan kriteria sendiri dalam menentukan tanggal Lebaran. Namun, baik pemerintah maupun Muhammadiyah tetap berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan dapat dipercaya kepada masyarakat.
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026
Selain menentukan tanggal Lebaran, pemerintah juga merancang jadwal libur nasional dan cuti bersama untuk tahun 2026. Berdasarkan SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, ada libur panjang pekan depan karena libur Lebaran 2026 berdekatan dengan libur Nyepi.
Rincian jadwalnya adalah sebagai berikut:
– Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
– Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
– Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
– Sabtu, 21 Maret 2026: Idul Fitri 1447 Hijriah
– Minggu, 22 Maret 2026: Idul Fitri 1447 Hijriah
– Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
– Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
Persiapan Menghadapi Lebaran 2026
Dengan prediksi tanggal Lebaran yang sudah diberikan, masyarakat mulai mempersiapkan diri untuk merayakan Idul Fitri. Banyak orang mulai mencari informasi mengenai tradisi, kebiasaan, dan persiapan yang biasanya dilakukan sebelum Lebaran.
Selain itu, banyak pengusaha dan pelaku usaha juga mulai mempersiapkan produk dan layanan mereka untuk menyambut momentum ini. Dari segi transportasi, lonjakan penumpang diperkirakan akan terjadi, terutama pada hari-hari sebelum dan setelah Lebaran.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar