Penurunan Aktivitas Transportasi di Jawa Timur pada Januari 2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pada bulan Januari 2026, terjadi penurunan signifikan dalam aktivitas transportasi di Jawa Timur. Data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menunjukkan bahwa pergerakan penumpang dan barang melalui berbagai moda transportasi mengalami koreksi setelah mengalami lonjakan selama periode liburan akhir tahun.
Pergerakan Penumpang Angkutan Udara
Salah satu sektor yang mengalami penurunan adalah angkutan udara domestik. Jumlah penumpang yang datang ke bandar udara di Jawa Timur pada Januari 2026 tercatat sebanyak 464.050 orang, turun sebesar 12,61 persen dibandingkan Desember 2025. Meskipun demikian, tren positif terlihat pada penumpang internasional yang meningkat sebesar 2,90 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Pengangkutan Barang Melalui Udara
Selain penumpang, aktivitas pengangkutan barang melalui angkutan udara juga mengalami penurunan. Jumlah barang yang dimuat melalui angkutan udara domestik pada Januari 2026 mencapai 3.480 ton, turun 6,23 persen dibandingkan Desember 2025. Sementara itu, jumlah barang yang dibongkar mencapai 1.480 ton atau turun 5,23 persen.
Transportasi Laut yang Menurun
Sektor transportasi laut juga mengalami penurunan aktivitas. BPS mencatat jumlah kapal yang singgah di pelabuhan Jawa Timur pada Januari 2026 sebanyak 2.530 unit, turun 22,84 persen dibandingkan Desember 2025. Untuk pergerakan penumpang laut domestik, jumlah penumpang yang datang ke Jawa Timur pada Januari 2026 mencapai 85.280 orang, sementara penumpang yang berangkat dari pelabuhan di Jawa Timur tercatat sebanyak 79.710 orang, turun 12,61 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Aktivitas Logistik Laut
Dalam sektor logistik laut, aktivitas bongkar muat juga mengalami penurunan. Barang yang dimuat untuk angkutan laut domestik tercatat sebesar 2,74 juta ton, turun 9,66 persen dibandingkan Desember 2025. Sementara itu, jumlah barang yang dibongkar di pelabuhan Jawa Timur mencapai 2,69 juta ton, turun 21,08 persen.
Faktor Penyebab Penurunan
Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Jawa Timur, Herum Fajarwati, penurunan ini terjadi karena adanya koreksi setelah peningkatan yang signifikan selama liburan akhir tahun. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas transportasi cenderung naik saat liburan dan menurun setelah masa tersebut berakhir.
Prediksi dan Tindakan yang Diperlukan
Meski penurunan terjadi, para ahli memprediksi bahwa aktivitas transportasi akan kembali meningkat seiring dengan berjalannya waktu dan adanya kebijakan pemerintah yang mendukung sektor ini. Oleh karena itu, diperlukan tindakan strategis untuk memastikan kelancaran transportasi di Jawa Timur, terutama menjelang musim liburan berikutnya.
Secara keseluruhan, penurunan aktivitas transportasi di Jawa Timur pada Januari 2026 menunjukkan pola pergerakan yang wajar setelah periode liburan. Namun, penting bagi pihak terkait untuk terus memantau dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar transportasi tetap efisien dan nyaman bagi masyarakat.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar