Musisi Kota Kediri Gelar Halalbihalal, Dorong Kebangkitan Industri Musik Daerah
- account_circle Teguh Priyono
- calendar_month 2 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM– Para musisi di Kota Kediri menggelar kegiatan Halalbihalal sebagai upaya mempererat kebersamaan sekaligus mendorong kebangkitan industri musik daerah.
Acara yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Senin (30/3/2026), dihadiri berbagai komunitas musik lintas generasi dan genre.
Musisi Kota Kediri gelar Halalbihalal, dorong kebangkitan industri musik daerah menjadi semangat utama dalam kegiatan tersebut.
Selain sebagai ajang silaturahmi pasca-Lebaran, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi dan konsolidasi antar pelaku seni musik.
Ketua panitia, Ipung Rimba Raya, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk membangun ekosistem musik yang lebih kuat dan berkelanjutan di Kota Kediri.
“Kami ingin musisi di Kediri semakin solid dan memiliki ruang bersama untuk berkembang. Halalbihalal ini menjadi titik awal untuk memperkuat jaringan dan kolaborasi,” ujarnya.
Beragam aliran musik turut memeriahkan acara, mulai dari gambus, keroncong, band modern hingga orkes dangdut.
Komunitas seperti Kediri All Star Band, ODGJ (Orkes Dangdut Gaya Jadul), dan AG Plus tampil menunjukkan kualitas serta potensi musik lokal yang terus tumbuh.
Ipung menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan, baik dari pemerintah maupun berbagai pihak, agar pelaku musik memiliki ruang berekspresi dan berkembang secara profesional.
“Kami berharap ada dukungan nyata agar musisi bisa terus berkarya dan membawa nama Kediri lebih luas,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Bambang Priambodo, menyatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan industri kreatif, termasuk sektor musik, sebagai bagian dari penguatan identitas daerah.
“Kami membuka ruang bagi semua pelaku musik, baik tradisional maupun modern. Ini bagian dari upaya mendorong Kediri sebagai kota kreatif dan berbudaya,” jelasnya.
Ia juga mendorong para musisi untuk berani menembus pasar nasional bahkan internasional dengan meningkatkan kualitas karya dan memperluas jejaring.
“Kami yakin potensi musisi Kediri sangat besar. Tinggal bagaimana memaksimalkan peluang yang ada,” tambahnya.
Selain itu, Bambang menekankan pentingnya regenerasi dalam dunia musik, dengan melibatkan musisi senior untuk membimbing generasi muda agar industri musik daerah terus berkembang.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini ditutup dengan penampilan ODGJ Orkes Dangdut Gaya Jadul.
Halalbihalal tersebut menjadi simbol kebangkitan industri musik di Kota Kediri yang semakin siap bersaing dan berkembang di tingkat yang lebih luas.(Dk/yud)
- Penulis: Teguh Priyono

>
>
>
>