Laga Kualifikasi Piala Asia 2027: Afghanistan vs Myanmar di Tengah Perubahan Jadwal
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 42 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara timnas Afghanistan dan Myanmar dalam putaran kualifikasi Piala Asia AFC 2027 menjadi fokus utama bagi penggemar sepak bola di kawasan Asia Tenggara. Laga ini digelar di Thuwunna Youth Training Centre, Yangon, pada 26 Maret pukul 17.00. Meski awalnya dijadwalkan berlangsung pada November 2025, pertandingan ini mengalami penundaan akibat kendala lapangan kandang Afghanistan. Sebelumnya, laga ini juga sempat direncanakan berlangsung di Qatar.
Perubahan tempat pertandingan dilakukan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) karena situasi terkini yang tidak memungkinkan. Dengan kesepakatan kedua federasi sepak bola, pertandingan akhirnya dilaksanakan di Myanmar, menjadikan negara tersebut sebagai tuan rumah kedua dalam laga melawan Afghanistan. Di leg pertama, Myanmar berhasil unggul dengan skor 2-1.
Persiapan Tim dan Susunan Pemain
Myanmar telah memulai latihan pada 19 Maret dengan 28 pemain. Tim ini menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan susunan pemain seperti Naing, Hp. Win, Hz. Lin, Km. Oo, N. Kyaw; Wl. Aung, Mk. KHant, Lm. Aung, Hh. Aung, Zw Thein; Paing. Pemain pengganti termasuk Zin Nyi Nyi Aung, Lin Htet Nay, Aung Pyae Phyo, dan lainnya.
Sementara itu, Afghanistan juga menyiapkan formasi 4-2-3-1 dengan susunan pemain: Mottaghian, Nazari, Mehri, Hanifi, Mahbobi; Panahi, Samandari, Ahadi, Popalzay, Musawi; Kouhyar. Pemain pengganti Afghanistan antara lain Mohammad Jan Mohammadi, Elias Mansor, dan Akbar Said Aref.
Rekor Kemenangan dan Kekalahan
Sebelum pertandingan ini, Myanmar mencatat satu kemenangan dan dua kekalahan. Mereka menang 1-0 melawan Pakistan pada 10 Juni berkat gol dari Than Paing. Sebelumnya, mereka kalah 5-1 dari Suriah, dengan gol dari Mohammad Al-Hallaq, Omar Kharbin (3), dan Mohammad Alsalkhadi, sementara Nanda Kyaw mencetak gol untuk Myanmar. Mereka juga kalah 3-0 dari Suriah pada 14 Juni, dengan tiga gol dari Pablo Sabbag.
Afghanistan datang dengan satu kekalahan dan dua hasil imbang. Mereka kalah 1-0 dari Suriah pada 10 Juni 2025, dengan Mahboob Hanifi membuka skor untuk Afghanistan dan Etzaz Husaain menyamakan kedudukan. Selanjutnya, mereka bermain imbang 0-0 melawan Pakistan pada 9 September dan imbang 1-1 melawan Pakistan pada 14 September, dengan Omar Al-Somah mencetak gol.
Klasemen Grup E dan Peluang Lolos
Klasemen Grup E saat ini menunjukkan Suriah memimpin dengan 15 poin, diikuti Myanmar dengan 6 poin, serta Afghanistan dan Pakistan masing-masing dengan 2 poin. Dengan demikian, Myanmar akan menghadapi Pakistan pada 31 Maret di Pakistan dalam pertandingan terakhir Grup E mereka.
Peluang untuk lolos masih terbuka bagi semua tim, namun Suriah tampak lebih kuat dengan poin yang jauh lebih tinggi. Myanmar harus memperbaiki performanya agar bisa meraih poin tambahan dalam pertandingan terakhirnya. Sementara itu, Afghanistan dan Pakistan perlu meningkatkan hasil pertandingan mereka jika ingin tetap bertahan di grup.
Strategi dan Target Tim
Dalam persiapan menuju pertandingan ini, pelatih Myanmar dan Afghanistan mungkin akan melakukan evaluasi terhadap strategi dan komposisi pemain. Fokus utama adalah memperkuat pertahanan dan meningkatkan efektivitas serangan. Kedua tim juga akan mempertimbangkan faktor psikologis, terutama setelah mengalami kekalahan sebelumnya.
Dengan kondisi yang ketat di Grup E, setiap poin sangat berharga. Jika Myanmar berhasil meraih kemenangan atas Afghanistan, mereka akan memiliki peluang besar untuk melaju ke babak berikutnya. Sementara itu, Afghanistan harus bangkit dari hasil buruk mereka dan menunjukkan performa yang lebih baik.
Pelatih Myanmar, yang tidak disebutkan nama, mengatakan bahwa timnya siap menghadapi tantangan baru. “Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik, dan kami yakin bisa meraih hasil positif,” ujarnya. Sementara itu, pelatih Afghanistan juga menegaskan bahwa timnya akan memberikan yang terbaik dalam pertandingan ini.
Pemain Myanmar, seperti Paing, mengungkapkan semangat tinggi untuk meraih kemenangan. “Kami ingin membuktikan bahwa kami mampu bersaing dengan tim-tim kuat di Asia,” katanya. Sedangkan pemain Afghanistan, seperti Mottaghian, berharap bisa memperbaiki performa dan membawa timnya meraih hasil yang lebih baik.
Dengan laga yang penting ini, seluruh pemain dan pelatih akan bekerja keras untuk memenuhi ekspektasi fans dan menjaga reputasi tim di panggung internasional.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar