Soal Pengganti Ketua DPRD, Kaji Ipuk: Saya Siap Jika Diperintahkan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 54 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Syafuddin Zuhri atau yang akrab disapa Kaji Ipuk.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Dinamika pengisian kursi Ketua DPRD Surabaya pasca wafatnya Adi Sutarwijono mulai mengemuka. Salah satu kader yang menyatakan kesiapan adalah Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Syafuddin Zuhri atau yang akrab disapa Kaji Ipuk.
Usai rapat Fraksi PDIP di DPRD Surabaya, Rabu (18/2/2026), Kaji Ipuk menegaskan bahwa proses pengisian jabatan tersebut sepenuhnya berada di tangan partai, khususnya Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Semua sudah dirumuskan oleh partai. Nanti partai yang punya kewenangan siapa yang bisa menduduki itu. Semua kader punya kemungkinan besar,” ujarnya kepada awak media.
Menurutnya, mekanisme pengusulan sudah jelas dan tidak bisa ditafsirkan sembarangan. Hanya kader yang saat ini berstatus sebagai anggota DPR atau DPRD aktif yang dapat diajukan sebagai calon Ketua DPRD.
“Yang boleh diusulkan adalah yang sudah menduduki kursi DPR atau DPRD. Kalau belum jadi anggota dewan, tidak bisa,” tegasnya.
Kaji Ipuk juga menepis anggapan bahwa masa jabatan atau jumlah periode menjadi syarat utama. Ia memastikan, tidak ada batasan khusus soal satu periode atau lebih dalam proses penunjukan tersebut.
“Dua periode, enam periode, satu periode, itu kewenangan mutlak DPP,” ucap Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya itu.
Terkait peluang dirinya, Kaji Ipuk tidak berbicara soal ambisi pribadi. Ia justru menekankan komitmen sebagai kader partai yang harus siap ditempatkan di mana pun sesuai instruksi.
“Saya sebagai seorang kader siap diperintah dimana saja. Itu sebagai kader partai yang loyal maka jangn tanya dimana posisimu tapi bagaimana posisimu bisa memberikan support dan marwah partai,” pungkasnya.
Kini, publik menanti keputusan resmi dari DPP PDI Perjuangan terkait siapa sosok yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di kursi Ketua DPRD Surabaya. Satu yang pasti, prosesnya disebut akan berjalan sesuai mekanisme partai. (dk/nw)

>
>
>
