Persiapan Mudik Lebaran, KAI Daop 8 Pantau Okupansi dan Kesiapan Sarana Kereta
- account_circle Teguh Priyono
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM– Menjelang musim mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melakukan pemantauan intensif terhadap okupansi penumpang dan kesiapan
sarana serta prasarana kereta api untuk memastikan layanan mudik berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa hingga saat ini, tiket jarak jauh untuk Angkutan Lebaran 2026 telah terjual sebanyak 179.440 tiket dari total 561.528 tempat duduk yang disediakan.
Puncak keberangkatan diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 (H-3), sedangkan arus balik diproyeksikan meningkat hingga akhir masa libur Lebaran.
Beberapa rute favorit dari wilayah Daop 8 Surabaya meliputi Yogyakarta, Semarang, Ketapang, Bandung, dan Jakarta.
Tingginya minat masyarakat menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap kereta api sebagai moda transportasi andalan selama musim mudik.
Dari sisi operasional, KAI Daop 8 Surabaya memastikan seluruh aspek keselamatan dan pelayanan optimal. Pemeriksaan sarana (rampcheck), kesiapan awak kereta, kebersihan stasiun dan kereta, serta penguatan sistem keamanan menjadi fokus utama.
Selain itu, KAI juga mencatat tingginya minat masyarakat terhadap program diskon tarif 30 persen untuk kelas ekonomi komersial, dengan penjualan tiket diskon mencapai 43.820 tiket hingga saat ini.
Mahendro mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket lebih awal agar memperoleh jadwal dan kelas layanan sesuai kebutuhan.
“Pemantauan okupansi dan kesiapan sarana ini menjadi kunci agar mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tutup Mahendro.(Dk/nins)
- Penulis: Teguh Priyono

>
>
>
