Kericuhan di Lapangan: Denis Shapovalov Ancam Berhenti Saat Lawan Ben Shelton
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Peristiwa kericuhan terjadi selama pertandingan antara Denis Shapovalov dan Ben Shelton dalam semi-final ATP 500 Dallas Open. Seorang atlet tenis berpengalaman, yang pernah mencapai semifinal Wimbledon 2021, menunjukkan emosinya dengan mengancam untuk meninggalkan lapangan setelah merasa terganggu oleh penonton.
Shapovalov, yang saat itu sedang memimpin 6-4 di set pertama, mengalami kesulitan setelah Shelton menyamakan skor di set kedua dengan skor 4-6. Pada jeda antara set kedua dan ketiga, pemain Kanada ini memprotes kepada wasit karena merasa ada penonton yang berteriak saat dia sedang melayangkan servis.
Dalam situasi yang memanas, Shapovalov mengatakan kepada wasit, “Tell them I’ll walk off the court right now.” Meskipun wasit mencoba menenangkan pemain berusia 26 tahun tersebut, Shapovalov tetap melanjutkan permainannya meski tampak tidak puas. Akhirnya, Shelton berhasil memenangkan set ketiga dengan skor 7-6 dan memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.
Perjalanan Menuju Final
Pemenang pertandingan ini akan bertemu dengan Taylor Fritz dalam final yang akan digelar pada hari Minggu. Pemenang akan mendapatkan hadiah sebesar £390.000 ($529.000) serta 500 poin ATP Tour.
Shelton mengungkapkan bahwa pertandingan ini merupakan kemenangan yang sangat berarti baginya. Ia mengakui bahwa Shapovalov adalah lawan yang tangguh dan memberikan tekanan besar selama pertandingan. “It was a gritty win. A lot of credit to Denis, the way he’s playing on this court. It’s a freight train coming at you,” ujarnya.
Pengalaman Shapovalov di Lapangan
Shapovalov, yang dikenal sebagai mantan semifinalis Wimbledon, memiliki rekam jejak yang kuat di dunia tenis. Namun, dalam pertandingan ini, ia menghadapi tantangan besar dari Shelton, yang tampil lebih stabil dan tenang. Meskipun sempat mengancam untuk meninggalkan lapangan, Shapovalov akhirnya melanjutkan pertandingan dan menunjukkan sikap profesional meskipun kalah.
Komentar dari Shelton
Shelton juga berbicara tentang komitmennya untuk tampil maksimal di setiap turnamen. “I’ve really made a concerted effort to show up to each tournament this year with the mindset that I want to win it. I’m there, each and every match, putting myself in the position that I need to compete at the highest levels,” katanya.
Tantangan di Dunia Tenis
Pertandingan ini menjadi contoh betapa kompetitifnya dunia tenis saat ini. Setiap pemain harus siap menghadapi tekanan baik dari lawan maupun lingkungan sekitar. Shelton menunjukkan bahwa ia mampu mengendalikan emosi dan fokus pada permainannya, sementara Shapovalov harus belajar dari pengalaman ini.
Masa Depan Tenis
Dengan semakin ketatnya persaingan di dunia tenis, pemain seperti Shelton dan Shapovalov akan terus menjadi pesaing utama. Mereka tidak hanya harus menghadapi lawan-lawan tangguh, tetapi juga mengelola emosi dan tekanan dari penonton dan media.

>
>
>
Saat ini belum ada komentar