Kaji Ipuk: PDIP Fokus Kerja Kerakyatan, Bukan Sekadar Kursi Ketua DPRD Surabaya
- account_circle Shinta ms
- calendar_month 29 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Syaifudin Zuhri atau yang akrab disapa Kaji Ipuk, menegaskan bahwa PDIP tidak ingin terjebak pada pembahasan semata soal kursi Ketua DPRD Surabaya.
Menurutnya, partai berlambang banteng moncong putih itu tetap konsisten menjalankan garis perjuangan dengan berpihak pada kepentingan rakyat.
Kaji Ipuk menegaskan, meskipun saat ini tidak berada dalam momentum pemilu, PDIP tetap eksis dan berjalan sesuai arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Fokus utama partai adalah memastikan keberpihakan terhadap masyarakat, bukan semata-mata orientasi kekuasaan.
“PDI Perjuangan meskipun tidak mendekati pemilu, tetap eksis dan berjalan sesuai arahan Ibu Ketua Umum. Maka PDI Perjuangan harus bergandengan dan mendekati kepentingan-kepentingan rakyat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa hakikat partai politik adalah bagaimana mampu menghadirkan kemakmuran bagi rakyat dan bangsanya.
Menurutnya, demokrasi akan menemukan kemenangan sejati ketika partai benar-benar dirasakan berpihak pada masyarakat.
“Demokrasi ini kita bisa mendapatkan satu kemenangan manakala kita bisa dirasa berpihak kepada masyarakat. Saat ini PDI Perjuangan tidak berbicara bagaimana pemilu ke depan, tapi bagaimana menjalankan fungsi kepartaian untuk menjamin kehidupan masyarakat melalui agenda-agenda pemerintah,” tegasnya.
Terkait dinamika politik dan isu penurunan suara PDIP di Surabaya, Kaji Ipuk menilai hal tersebut sebagai bagian dari perkembangan situasi politik yang dinamis. Ia menyebut, kondisi itu justru menjadi pengingat bagi seluruh kader agar tidak abai dan tidak bersikap jumawa.
“Itu situasi politik yang terus berkembang. PDI Perjuangan sekarang sudah mulai memberikan warning kepada seluruh struktur dan kader partai, jangan mengabaikan dan jangan jumawa. Semua kemenangan itu ada ketika kamu disenangi rakyat,” katanya.
Saat ditanya soal strategi partai ke depan, Kaji Ipuk menilai pembahasan kontestasi pemilu masih terlalu dini.
Menurutnya, PDIP lebih memilih fokus pada kerja-kerja kerakyatan dan penguatan fungsi partai politik di tengah masyarakat.
“Tidak perlu bicara kontestasi pemilu yang masih jauh. Yang penting bagaimana kita bisa berdekatan dengan masyarakat. Kita punya fungsi sebagai partai politik, memberikan edukasi, fungsi demokrasi, dan lain sebagainya,” jelasnya.
Ia menutup dengan menegaskan bahwa kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat. Oleh karena itu, kerja-kerja kerakyatan harus menjadi prioritas utama PDIP, termasuk di tengah dinamika pengisian kursi Ketua DPRD Surabaya.
“Intinya dan ending-nya bagaimana kita bisa diterima masyarakat dan memahami keinginan masyarakat. Itu yang paling penting,” pungkasnya.(sms)
- Penulis: Shinta ms

>
>
>
