Pelatih Sriwijaya FC Beri Apresiasi Meski Kalah 2-5 dari PSPS Pekanbaru
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Sriwijaya FC dan PSPS Pekanbaru berlangsung dengan skor akhir 2-5. Meskipun kalah, pelatih Sriwijaya FC, Budi Sudarsono, memberikan apresiasi kepada para pemain dan suporter yang tetap mendukung tim meskipun dalam kondisi sulit.
Kinerja Pemain Dalam Pertandingan
Budi Sudarsono mengakui bahwa permainan pemain Sriwijaya FC pada babak pertama cukup baik. Ia menilai bahwa pemain telah berjuang dengan maksimal meskipun tidak sepenuhnya tampil optimal.
“Menurut saya, babak pertama sudah bagus. Mungkin hanya separuh tenaga yang mereka keluarkan, tapi perjuangan pemain hari ini luar biasa,” ujarnya setelah pertandingan.
Pemain Sriwijaya FC juga menerima dukungan penuh dari suporter yang hadir di stadion. Budi Sudarsono menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan tersebut.
“Saya berterimakasih kepada suporter yang telah mendukung kita meskipun kita sedang dalam situasi sulit,” katanya.
Pengaruh Cuaca Terhadap Permainan
Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, mengungkapkan bahwa cuaca hujan menjadi faktor yang memengaruhi permainan kedua tim. Menurutnya, hujan membuat pemain PSPS Pekanbaru lebih mudah mengeluarkan tenaga ekstra karena genangan air.
Namun, ia juga mengakui bahwa kurangnya latihan berkelanjutan membuat pemain Sriwijaya FC kesulitan dalam menghadapi tekanan lawan.
“Dalam pertandingan tadi, tim kami sedikit mendapat keuntungan karena pemain mengeluarkan tenaga banyak akibat genangan air. Saya melihat perkembangan pemain Sriwijaya FC yang kurang latihan berkelanjutan. Saya mengerti kesulitan pelatih Budi Sudarsono dan saya apresiasi hal tersebut,” ujarnya.
Persiapan Menghadapi Laga Selanjutnya
Setelah pertandingan ini, PSPS Pekanbaru akan menghadapi Sumsel United. Namun, Aji Santoso mengungkapkan bahwa salah satu pemainnya, Alfin Tuasalamony, mendapat akumulasi kartu kuning sehingga lini belakang timnya sedikit terganggu.
“Untuk pertandingan selanjutnya melawan Sumsel United, karena Alfin kena akumulasi kartu kuning, garis belakang sedikit kesusahan. Kami akan bermain nothing to lose melawan Sumsel United nantinya,” tambahnya.
Rincian Gol dalam Pertandingan
Dalam pertandingan tersebut, Sriwijaya FC membuka skor lebih dulu melalui gol Mukhti Arya pada menit ke-15. Namun, PSPS Pekanbaru berbalik unggul 1-2 pada babak pertama setelah Ilham Fathoni menyamakan kedudukan melalui titik putih di menit ke-28 dan gol dari Ilham Tuasalamony di menit ke-40.
Kerugian bagi Sriwijaya FC semakin berat ketika bek Fajri Ardiansyah mendapat kartu kuning kedua, sehingga tim tuan rumah harus bermain dengan 10 pemain.
PSPS Pekanbaru kemudian mencetak gol kembali melalui Alfin Tuasalamony di menit ke-59, mengubah skor menjadi 1-3. Nugroho Santoso mencatatkan nama di papan skor di menit ke-64, menjadikan skor 1-4. Gol kelima PSPS dicetak Yudhy Aditya di menit ke-81.
Sriwijaya FC memperkecil skor menjadi 2-5 lewat tendangan bebas cantik Sutan Zico di menit ke-86. Hingga turun minum, skor tidak berubah.
Tantangan yang Di Hadapi Sriwijaya FC
Hasil ini membuat Sriwijaya FC semakin terpuruk di dasar klasemen Grup A wilayah barat. Tim ini kini menghadapi tantangan besar untuk bisa bangkit dan menghindari ancaman degradasi.
Berdasarkan pengamatan, Sriwijaya FC membutuhkan penambahan pemain asing untuk meningkatkan performa. Hal ini disampaikan oleh beberapa sumber terkait evaluasi yang dilakukan oleh Sumsel United.
Dukungan Suporter Tetap Kuat
Meskipun dalam kondisi sulit, suporter Sriwijaya FC tetap memberikan dukungan penuh kepada tim. Mereka hadir dalam jumlah besar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu sore, untuk menyaksikan pertandingan ini.
Dukungan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemain untuk terus berjuang dan meningkatkan performa di laga-laga berikutnya.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar