Kondisi PSIS Semarang di Liga Championship 2025/2026, Hadapi Barito Putra Malam Ini
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

(telkomsel)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – PSIS Semarang kini berada dalam situasi yang sangat menantang. Tim yang dikenal sebagai Laskar Mahesa Jenar harus menghadapi tantangan besar untuk bisa keluar dari zona degradasi di Liga Championship 2025/2026. Dengan posisi di dasar klasemen, PSIS Semarang membutuhkan kemenangan yang konsisten agar bisa bertahan di kompetisi ini.
Dalam pertandingan terbaru, PSIS Semarang kalah dari Barito Putra dengan skor 0-1 di Stadion Jatidiri Semarang. Hasil ini semakin memperparah posisi mereka di klasemen sementara. Saat ini, PSIS Semarang hanya memiliki 5 poin dari 1 kali menang, 2 kali seri, dan 9 kali kalah. Hal ini membuat mereka berada di urutan ke-16 di group timur, jauh di bawah Barito Putra yang berada di posisi pertama dengan 28 poin.
Persiapan Tim untuk Pertandingan Melawan Barito Putra
Meskipun situasi sulit, pelatih PSIS Semarang Jefri Sastra tetap optimis. Ia menyatakan bahwa persiapan tim berjalan cukup baik dan semua pemain telah memanfaatkan waktu sekitar satu bulan secara maksimal. “Kami siap bertempur menghadapi Barito Putra dan membawa pulang 3 poin,” ujar Jefri Sastra sebelum bertolak ke Sidoarjo.
Tim PSIS Semarang akan bertanding melawan Barito Putra di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Sabtu (27/12) malam. Meski tidak ada penonton, para pemain tetap fokus pada pertandingan ini. Mereka membawa 16 pemain yang diharapkan mampu memberikan performa terbaik. Beberapa pemain penting seperti Rizky Darmawan, Raka Octa, dan Marko Ivanovic akan menjadi andalan dalam laga ini.
Keunggulan Barito Putra dan Tantangan yang Dihadapi
Barito Putra, yang dikenal sebagai Laskar Antasari, merupakan lawan yang sangat tangguh. Tim ini berada di posisi pertama grup timur dengan 28 poin dari 9 kali menang, 1 kali seri, dan 2 kali kalah. Jefri Sastra mengakui bahwa Barito Putra adalah lawan yang tidak mudah. “Barito Putra bukan lawan mudah, bahkan melihat posisi di klasemen juga cukup jauh di atas PSIS Semarang bagaikan langit dan bumi membuktikan tim Laskar Antasari mempunyai kualitas yang cukup tinggi,” ujarnya.
Meski begitu, Jefri Sastra tetap percaya diri. Ia berharap dapat mencuri poin dalam lawatan ke Sidoarjo. “Kami tetap ingin tampil maksimal dan mencuri poin dalam lawatan ke Sidoarjo Sabtu ini,” tambahnya.
Perubahan Besar di PSIS Semarang
Untuk meningkatkan performa, manajemen baru PSIS Semarang dibawah CEO Datu Nova Fatmawati melakukan perombakan besar-besaran. Mulai dari pelatih hingga pemain, mereka mendatangkan pemain asing dan naturalisasi, serta menampung eksodus dari tim lain. Beberapa pemain yang bergabung antara lain Alberto Goncalves, Otavio Dutra, Esteban Viscarra, Wawan Febrianto, Mario Londok, Osvaldo Hay, dan Ocvian Chanigio.
Selain itu, PSIS Semarang juga mengambil pinjaman bek asing Borneo FC Aldair Simanca Pena. Perubahan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kinerja tim dalam kompetisi ini.
Harapan untuk Masa Depan
Pertandingan melawan Barito Putra menjadi ajang pembuktian bagi PSIS Semarang. Jika berhasil meraih kemenangan, mereka memiliki peluang besar untuk keluar dari zona degradasi. Namun, jika kalah lagi, posisi mereka akan semakin sulit.
Jefri Sastra berharap bahwa pertandingan ini akan menjadi titik balik bagi PSIS Semarang. “Kami punya waktu sekitar satu bulan dan semua sudah dimanfaatkan secara maksimal, kita siap bertempur menghadapi Barito Putra dan membawa pulang 3 poin,” katanya. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar