Avram Grant Dipecat! Eks Pelatih Chelsea Gagal Antar Zambia ke Piala Dunia 2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Nama besar Avram Grant kembali jadi sorotan setelah Federasi Sepak Bola Zambia (FAZ) resmi mengumumkan pemecatannya. Pelatih berpengalaman asal Israel itu harus meninggalkan kursinya usai gagal membawa Zambia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Avram Grant yang pernah menukangi klub raksasa Inggris seperti Chelsea, Portsmouth, dan West Ham, dipecat oleh Federasi Sepak Bola Zambia pada Rabu (29/10). Keputusan itu diambil setelah Zambia tampil mengecewakan dalam babak kualifikasi Piala Dunia zona Afrika.
Zambia hanya mampu finis di peringkat keempat Grup E, terpaut 15 poin dari pemuncak klasemen Maroko. Hasil itu sekaligus menggagalkan ambisi mereka untuk mencatat sejarah lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Dalam pernyataan resminya, Sekretaris Jenderal FAZ, Machacha Shepande mengatakan bahwa pemutusan kerja sama dengan Grant dilakukan atas dasar kesepakatan bersama atau mutual separation.
“Untuk saat ini, kami hanya bisa berterima kasih kepada Tuan Grant atas kontribusinya bagi sepak bola Zambia,” ujar Machacha Shepande.
Dilansir dari Daily Mail (29/10), Grant mulai menangani tim nasional Zambia pada Desember 2022 dan sempat membawa tim itu dua kali melaju ke final Piala Afrika.
Namun, kegagalan di ajang kualifikasi Piala Dunia menjadi titik balik yang membuat karier Grant di negara Afrika bagian selatan itu harus berakhir lebih cepat.
Sebelum berkarier di Afrika, pelatih berusia 70 tahun itu dikenal sebagai figur yang nyaris membawa Chelsea meraih trofi Liga Champions pada musim 2007/2008, sebelum kalah secara dramatis lewat adu penalti dari Manchester United.
Grant juga sempat menangani tim nasional Ghana pada 2014–2017.
Pemecatan Avram Grant menambah daftar panjang perjalanan kariernya yang telah mencakup 14 posisi kepelatihan di berbagai negara.

>
>
>

Saat ini belum ada komentar