PDIP Surabaya Mulai Penjaringan Ketua DPC, Dukungan PAC Bukan Penentu Utama

DIAGRAMKOTA.COM – PDI Perjuangan Kota Surabaya resmi memulai proses penjaringan Ketua DPC. Tahap awal ini menjadi pintu masuk dalam menentukan sosok calon pemimpin baru setelah posisi Ketua DPC sementara diisi oleh Plt Batara Goa.

Meski nama calon berangkat dari usulan Pengurus Anak Cabang (PAC), jumlah dukungan terbanyak tidak otomatis menjamin rekomendasi pusat. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP tetap menilai rekam jejak, kiprah politik, serta daya tarik elektoral sebagai faktor utama dalam menetapkan pemimpin.

Sejarah internal partai juga menunjukkan, kandidat dengan suara mayoritas PAC tidak selalu mendapat restu DPP. Hal ini membuat persaingan menuju kursi Ketua DPC PDIP Surabaya kian terbuka dan dinamis.

Deretan Nama yang Muncul

Sejumlah tokoh mulai disebut dalam bursa calon Ketua DPC PDIP Surabaya.

Analisa Pengamat Internal

Sekretaris TMP Surabaya, Setiawan, menilai kemunculan nama Armuji menarik perhatian. Ia menilai pola sebelumnya menunjukkan beberapa Ketua DPC PDIP Surabaya seperti Wisnu Sakti Buana dan Bambang DH juga pernah menduduki posisi kepala daerah.

“Munculnya figur Armuji yang kini menjabat kepala daerah bisa menjadi oase kepemimpinan di Kota Surabaya. Harapannya, ia mampu mendongkrak perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029,” ujarnya.

Penjaringan Ketua DPC: Harapan Mengembalikan Kejayaan

Dalam Pemilu 2024, kursi PDIP merosot signifikan di berbagai tingkatan, mulai DPR RI hingga DPRD kota. Karena itu, sosok Ketua DPC mendatang diharapkan mampu mengembalikan kejayaan partai banteng moncong putih di Surabaya.

Namun, perjalanan menuju kursi Ketua DPC masih panjang. Usai tahap penjaringan di PAC, proses akan berlanjut ke DPC, DPD, hingga akhirnya keputusan final berada di tangan DPP PDIP. [@]