Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Puri Aksara Rajapatni: Menjaga Tradisi di Kota Lama Surabaya

Puri Aksara Rajapatni: Menjaga Tradisi di Kota Lama Surabaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kota Lama Surabaya, sebuah kawasan yang penuh dengan jejak sejarah dan budaya, sedang menjalani revitalisasi untuk mengembalikan kejayaannya di masa lalu.

Pemerintah Kota Surabaya bekerja sama dengan komunitas lokal dan berbagai pihak berupaya menjaga dan mempromosikan warisan sejarah ini agar tetap relevan dan menarik di era modern.

Sejarah Singkat Kota Lama Surabaya

Kota Lama Surabaya dikenal sebagai kawasan bersejarah yang mencerminkan perkembangan kota sejak era kolonial. Pada masa VOC, kawasan ini menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan.

Nama-nama jalan seperti Jalan Gelatik, yang dahulu dikenal sebagai Stadhuissteeg atau Gang Balai Kota, mengingatkan kita pada masa ketika kawasan ini dihuni oleh pejabat kota dan pusat administrasi.

Upaya Revitalisasi dan Penghijauan

Untuk mendukung revitalisasi, pemerintah kota telah melakukan berbagai langkah penataan dan penghijauan. Salah satu contohnya adalah penataan PKL di Jalan Gelatik.

Area lapak pedagang di jalan tersebut dipasangi pagar pembatas untuk menjaga kerapian dan keindahan. Meskipun pemasangan pagar masih dalam proses, keindahan stand PKL sudah mulai terlihat.

Para pedagang di kawasan ini juga berperan aktif dalam upaya pelestarian sejarah dan budaya lokal. Mereka belajar sejarah dan budaya lokal bersama komunitas Puri Aksara Rajapatni, memperkaya diri dengan pengetahuan tentang masa lalu kawasan ini yang dulunya merupakan tempat tinggal para pejabat kota pada era VOC.

Menghidupkan Kembali Tradisi dan Budaya

Untuk menghidupkan kembali tradisi dan budaya lokal, Puri Aksara Rajapatni telah memperkenalkan aksara Jawa di lingkungan Kota Lama Surabaya.

Penggunaan aksara Jawa pada banner-banner lapak dagangan menjadi salah satu cara praktis untuk memperkenalkan sejarah dan budaya lokal kepada pengunjung.

Ita Surojoyo, pendiri Puri Aksara Rajapatni, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari aksi Mapag Sura, sebuah tradisi menyambut bulan Sura.

“Mapag Sura, di tahun baru ini semoga kita semua bisa menjadikan masa lalu sebagai pelajaran berharga, merawat masa sekarang sebagai hadiah istimewa, dan menjadikan masa depan sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik setiap hari,” jelas Ita.

Edukasi dan Pengembangan Kapasitas

Selain itu, diadakan juga kegiatan Sinau Aksara Jawa untuk warga, didanai oleh pemerintah melalui dana Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas warga dalam memahami sejarah lokal dan aksara Jawa, dengan harapan dapat semakin memeriahkan kawasan Kota Lama dan mempererat hubungan antara warga dan pemerintah.

Menuju Kota Lama Surabaya Hebat

Dengan segala upaya revitalisasi, edukasi, dan pelestarian yang dilakukan, diharapkan Kota Lama Surabaya dapat kembali menjadi pusat kebudayaan dan sejarah yang menarik bagi warga lokal maupun wisatawan.

Semangat kebersamaan antara warga dan pemerintah menjadi kunci dalam menjaga dan memajukan warisan berharga ini.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya ini.

“Kita semua memiliki peran dalam menjaga dan memajukan Kota Lama Surabaya. Dengan bekerja sama, kita bisa mengembalikan kejayaan kawasan ini dan menjadikannya kebanggaan bersama,” ujarnya.

Kesimpulan

Kota Lama Surabaya adalah simbol kejayaan masa lalu yang terus hidup melalui upaya pelestarian dan revitalisasi. Dengan semangat kebersamaan dan penghargaan terhadap sejarah, kita dapat menjaga dan memajukan warisan budaya ini untuk generasi mendatang. (dk/nw)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apakah PPPK paruh waktu bisa diangkat menjadi PPPK penuh waktu? Ini penjelasannya!

    Apakah PPPK paruh waktu bisa diangkat menjadi PPPK penuh waktu? Ini penjelasannya!

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 157
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu adalah upaya pemerintah dalam memberikan peluang bagi pegawai yang tidak memiliki status untuk bergabung dalam Aparatur Sipil Negara (ASN). Meskipun merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), PPPK Paruh Waktu ditunjuk berdasarkan perjanjian kerja dengan jam kerja yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan pihak instansi pemerintah. Selain itu, […]

  • Perusahaan Drone Jepang Terbakar, Pemimpin Lokal Akan Diperiksa

    Perusahaan Drone Jepang Terbakar, Pemimpin Lokal Akan Diperiksa

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 132
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kebakaran yang terjadi di kantor perusahaan drone Terra Drone di Cempaka Baru, Jakarta Pusat, menewaskan 22 orang. Insiden ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang keamanan dan prosedur operasional perusahaan tersebut. Polisi telah mengungkap bahwa Terra Drone merupakan perusahaan asal Jepang, namun pemimpin perusahaan di lokasi kejadian adalah warga negara Indonesia. “Perusahaannya perusahaan Jepang. Kalau pemimpin […]

  • Polsek Krembung Dampingi Peternak Kambing di Desa Rejeni, Dukung Ketahanan Pangan Bergizi P2B

    Polsek Krembung Dampingi Peternak Kambing di Desa Rejeni, Dukung Ketahanan Pangan Bergizi P2B

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 284
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Swasembada Pangan Polresta Sidoarjo, khususnya dalam kegiatan Polisi Cinta Petani untuk Ketahanan Pangan Bergizi (P2B), Kanit Binmas Polsek Krembung Aiptu Adin bersama anggota Unit Binmas Aipda Eko Mei Ludianto melaksanakan pengecekan dan pendampingan terhadap peternak kambing di Desa Rejeni, Kecamatan Krembung, Kabupaten […]

  • Jadwal Kapal Pelni Rute Nabire ke Jayapura

    Jadwal Kapal Pelni Rute Nabire ke Jayapura Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapal pelabuhan nasional (Pelni) kembali menyediakan layanan transportasi laut untuk masyarakat di wilayah Papua, khususnya rute Nabire menuju Jayapura. Pada bulan Februari 2026, terdapat beberapa kapal yang akan melintasi jalur tersebut, termasuk KM Sinabung dan KM Gunung Dempo. Layanan ini menjadi salah satu opsi penting bagi masyarakat yang membutuhkan akses transportasi darat maupun laut. Informasi […]

  • Anggota DPRD Surabaya: Permasalahan Agraria di Surabaya Menjadi Sorotan Nasional

    Anggota DPRD Surabaya: Permasalahan Agraria di Surabaya Menjadi Sorotan Nasional

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya, Josiah Michael, telah mengambil langkah penting untuk menangani masalah agraria yang terus berlarut di Kota Pahlawan. Ia membawa dokumen lengkap yang berisi kronologi dan rekomendasi penyelesaian permasalahan tanah ke tingkat nasional, khususnya kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Tujuannya adalah agar isu ini bisa mendapatkan perhatian […]

  • Penetapan Tarif Listrik PLN Januari 2026: Tidak Ada Perubahan untuk Pelanggan Non-Subsidi dan Subsidi

    Penetapan Tarif Listrik PLN Januari 2026: Tidak Ada Perubahan untuk Pelanggan Non-Subsidi dan Subsidi

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tarif listrik yang berlaku pada bulan Januari 2026 tidak mengalami perubahan baik untuk pelanggan non-subsidi maupun pelanggan bersubsidi. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah memutuskan untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melindungi daya beli masyarakat di awal tahun. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap situasi makroekonomi yang dinilai stabil dalam tiga bulan terakhir. Alasan Pemerintah Menjaga […]

expand_less