Pilkada Surabaya, Eri-Armuji Fix Kantongi Surat Tugas dari Demokrat

POLITIK617 Dilihat

DIAGRAMKOTA.COM – DPP Partai Demokrat memberikan surat tugas kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, untuk maju sebagai bakal calon wali kota (bacawali) pada Pilkada Surabaya 2024.

Surat tugas ini diserahkan oleh Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief, yang didampingi oleh Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, kepada Eri Cahyadi di Kantor DPP Partai Demokrat pada Senin (10/6).

Tidak didampingi Armuji Bacawawali, di DPP Eri Cahyadi dibersamai oleh Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya, Lucy Kurniasari, dan Ketua Tim Penjaringan Pilkada DPC Partai Demokrat Surabaya, Mochammad Machmud.

Melalui sambungan telpon, Machmud menjelaskan bahwa surat tugas tersebut bukanlah rekomendasi resmi, namun penerima surat tugas hampir pasti akan mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrat.

Baca Juga :  Masuki Masa PPDB , PDIP Surabaya : Pendidikan Jalan Bangun Peradaban

“Calon yang menerima surat tugas dari DPP, maka 90 persen pasti mendapat rekomendasi,” kata Machmud.

Ia menambahkan bahwa surat rekomendasi resmi akan dikeluarkan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, dalam waktu dekat. “Tadi DPP menyampaikan rekom untuk Eri Cahyadi-Armuji akan dikeluarkan secepatnya,” ujarnya.

Meski hanya Eri yang diberikan surat tugas, Machmud menjelaskan bahwa DPC Demokrat Surabaya telah mengusulkan dua nama, yaitu Eri Cahyadi dan Armuji, sebagai pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota.

Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya itu juga menyampaikan bahwa sejak DPC Partai Demokrat membuka pendaftaran dari awal April hingga 31 Mei 2024, hanya pasangan Eri Cahyadi-Armuji yang mendaftar.

Baca Juga :  Rakorancab, PDIP Jambangan Siap Bergerak Cepat Menangkan Kembali Eri-Armuji

“Partai Demokrat ingin menjadi pengusung pasangan Eri Cahyadi-Armuji, bukan hanya pendukung,” tuturnya.

Dengan surat tugas dari Partai Demokrat ini, pasangan Eri Cahyadi-Armuji kini telah mengantongi dua surat rekomendasi, yang pertama dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan yang kedua dari Partai Demokrat. Sementara dari PDIP sendiri masih bisa dikatakan tanda tanya. (dk/nw)

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *