Kadin Surabaya Sambut Tawaran Kerjasama Ekonomi Minister Counsellor Thailand

PERISTIWA DAERAH627 Dilihat

DIAGRAMKOTA.COM – Minister Counsellor Thailand, Chatchadaporn Krungkasem, bersama Honorary Consul Onny A.M. Almasyhur, mengunjungi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya pada Kamis (6/6/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama di sektor ekonomi antara Thailand dan Indonesia, khususnya Surabaya.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Ketua Kadin Kota Surabaya, H. M. Ali Affandi La Nyalla Mahmud Mattalitti, Wakil Ketua Bidang Kerjasama Internasional Kadin Kota Surabaya, Charly Raya, serta perwakilan dari Pemerintah Kota Surabaya dan sejumlah pengusaha anggota Kadin Surabaya.

Chatchadaporn Krungkasem mengungkapkan bahwa pihaknya belum sepenuhnya memahami potensi ekonomi Surabaya, oleh karena itu ia melakukan kunjungan untuk menjalin jaringan dan menjaring peluang bisnis.

“Kami masih buta tentang Kota Surabaya, terutama terkait dengan potensi ekonomi. Untuk itu, kami ingin menjalin networking dan menjaring peluang bisnis dari Indonesia khususnya Surabaya. Kami akan membawa perusahaan Thailand untuk datang dan melihat peluang kerjasama,” ujarnya.

Baca Juga :  Pegadaian Kanwil XII Surabaya Ikuti Aksi Bersih Pesisir di Pantai Pancer Door Pacitan

Lebih lanjut, Chatchadaporn menyatakan bahwa Thailand berupaya memperkuat kerjasama ekonomi dengan Indonesia di berbagai sektor, seperti investasi, perdagangan, pertanian, dan pariwisata. Sudah ada beberapa perusahaan Thailand yang menanamkan investasinya di Jawa Timur, termasuk PT Thai Union Kharisma Lestari di Lamongan dan Siam Cement Group di Surabaya.

“Thai Union Group di Lamongan telah berinvestasi sejak 2021, khususnya di bidang pakan akuakultur. Juga ada Siam Cement Group yang bergerak di bidang bahan bangunan, kemasan, dan kimia yang telah memiliki pabrik di Surabaya,” tambahnya.

Chatchadaporn juga menyebutkan bahwa Thailand memerlukan suplai nikel untuk baterai mobil listrik. “Thailand tidak punya sumber nikel untuk baterai mobil listrik atau Electric Vehicle (EV). Apabila ada peluang untuk suplai nikel ke Thailand, kami akan menyambut dengan senang karena Thailand memiliki perusahaan spare part dan aksesori EV,” ujarnya.

Baca Juga :  Sinergi BPJS Kesehatan dan Kejari Surabaya untuk Penanganan Hukum Bidang JKN

Onny A.M. Almasyhur menambahkan harapannya agar Pemkot Surabaya dan Kadin Surabaya dapat bertukar informasi tentang peluang bisnis untuk memetakan kerjasama yang sesuai.

H. M. Ali Affandi La Nyalla Mahmud Mattalitti menyambut baik tawaran kerjasama dari Thailand. “Kami cukup senang dengan tawaran ini. Kami ingin bertukar informasi tentang apa yang dibutuhkan Thailand dan apa yang bisa ditawarkan Surabaya untuk Thailand, sehingga kerjasama ini bisa memberikan multiplier effect bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Ali Affandi juga mengakui bahwa Thailand menjadi destinasi favorit bagi wisatawan Indonesia. “Selain destinasi wisata yang menarik, harga berbagai jenis kuliner, produk fashion, dan lainnya juga cukup murah,” katanya. Dia juga menyoroti potensi kerjasama dalam industri perfilman dan agrikultur.

Baca Juga :  Sinergi BPJS Kesehatan dan Kejari Surabaya untuk Penanganan Hukum Bidang JKN

Selain itu, ada keinginan pelaku usaha Surabaya untuk melakukan kunjungan ke Thailand guna mempelajari teknologi informasi, khususnya Artificial Intelligence (AI) dan big data. “AI dan big data adalah kebutuhan, dan Kadin tertarik untuk berkunjung ke Wangchan Valley, Silicon Valley-nya Thailand,” tambahnya.

Charly Raya menambahkan bahwa Surabaya adalah kota yang terbuka dengan berbagai investasi karena keragaman demografi dan potensi ekonominya. “Surabaya juga punya tourism yang unik di kawasan kota tua yang menggambarkan kultur Eropa, Cina, dan Arab. Ada juga potensi lain seperti THR yang bisa dibangkitkan kembali sebagai pusat perdagangan elektronik dan IT di Indonesia Timur,” pungkasnya. (dk/nw)

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *