Produser ‘Vina: Sebelum 7 Hari’ Ungkap Ancaman Oknum Polisi

Film744 Dilihat

Diagram Kota – Produser film ‘Vina: Sebelum 7 Hari’, Dheeraj Kalwani, mengungkapkan adanya insiden yang melibatkan oknum polisi yang mengancam agar produksi film tersebut dihentikan.

Dheeraj menyatakan bahwa timnya telah didatangi oknum polisi yang sebelumnya juga telah mendatangi keluarga Vina untuk memberikan ancaman tersebut.

Dalam kejadian tersebut, oknum polisi yang tidak mengenakan seragam resmi mengancam agar film tidak dilanjutkan demi menjaga citra dan nama baik institusi Polri.

“Oknum polisi tersebut tidak memberikan informasi mengenai asalnya dan mengenakan baju bebas,” ujar Dheeraj.

Marliana, anggota tim produksi film, juga mengungkapkan bahwa oknum polisi tersebut mengkhawatirkan bahwa film tersebut akan merusak nama baik polisi. Namun, Marliana menegaskan bahwa film tersebut tidak bermaksud untuk menjelekkan polisi, melainkan hanya menyampaikan kisah dengan jujur.

“Film ini murni bertujuan untuk menyampaikan cerita yang sebenarnya tanpa ada niatan buruk terhadap institusi manapun,” jelas Marliana.

Pengacara terkenal, Hotman Paris, turut memberikan tanggapan terhadap kasus ini. Ia mengungkapkan kecurigaannya terhadap campur tangan oknum aparat di daerah Jawa Barat dalam kasus ini.

Hotman juga meminta agar Kapolri dan Kapolda Jabar membuka kembali penyidikan terkait kematian Vina serta memastikan semua BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dari delapan terpidana yang mengaku, karena masih ada tiga tersangka lainnya yang belum diamankan.

“Ini penting untuk memastikan bahwa keadilan benar-benar tercapai dan tidak ada yang ditutupi,” tegas Hotman.

Kasus ini telah menarik perhatian publik karena melibatkan oknum polisi yang mengancam produksi film dan juga adanya dugaan manipulasi BAP dalam kasus kematian Vina.

Diharapkan pihak berwenang dapat mengusut tuntas kasus ini untuk memastikan keadilan tercapai dan tidak ada pihak yang dirugikan. (dk/er)

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *