Deklarasi Pemilu Damai, Bawaslu Surabaya: Netralitas ASN, Cegah Hate Speach dan Politisasi Sara

PEMILU 2024927 Dilihat

Diagram Kota Surabaya, – Deklarasi Pemilu Damai, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya menggelarnya di Balaikota Surabaya, Kamis pagi (22/11/2023). Turut hadir Walikota Surabaya Eri Cahyadi, dan Forkompinda, serta seluruh anggota Panitia Pengawas (Panwas) yang ada di Surabaya.

Usai deklarasi, Ketua Bawaslu Kota Surabaya Muhammad Agil Akbar mengatakan, gelaran deklarasi pemilu damai Bawaslu Kota Surabaya diikuti total 150. Dengan rincian 93 anggota Panwas dengan 3 anggota Panwascam disetiap Kecamatan, dan 1 orang Panwas di setiap Kelurahan.

Ia menambahkan, ada tiga isu krusial yang kami tekankan kepada peserta pemilu demi kondusif nya pesta demokrasi lima tahunan ini.

“ Tiga isu krusial yaitu pertama, cegah hate speach, netralitas ASN, dan ketiga adalah cegah praktik politisasi Sara dan Indentitas, ini yang kita tekankan,” ujar Agil kepada wartawan di Balaikota Surabaya, Kamis (22/11/2023).

Baca Juga :  Menjaga Kesehatan Kulit Wajah: Tips dari Dokter Farhan Zubedi

Ia menambahkan, deklarasi pemilu damai tujuannya dalah menyamakan persepsi tidak ada perbedaan terhadap Undang-Undang No.7 Tahun 2017.

Pasalnya, kata Agil, selama ini jelang atau saat masa kampanye masih ada perdebatan soal Perda misal soal Alat Peraga Kampanye (APK).

“ Tapi kita fokus pada pemilunya, jadi kalau urusan pemilu ya pelanggarannya soal pemilu bukan soal Perdanya kira-kira seperti itu,” terangnya.

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *