Sembilan Anggota Perjakin Ikuti Pengambilan Sumpah dan Janji Pengacara Pajak Di Pengadilan Tinggi Surabaya

HUKUM1981 Dilihat

Diagram Kota Surabaya – Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Dr. H. Kresna Menon, SH., M.Hum, melakukan pengambilan sumpah dan janji pengacara pajak, diikuti dari 11 asosiasi terdiri 172 peserta. Bertempat di Ruang Sidang Pengadilan Tinggi Surabaya, Jalan Sumatera Surabaya Rabu (28/9/22).

Dalam sambutannya Ketua Pengadilan Tinggi menyampaikan, sebelum melaksanakan profesi, advokat wajib di sumpah. Ini merupakan amanat dari UU advokat No.18 Tahun 2003 Pasal 4 ayat (1), dan merupakan persyaratan yang harus dipenuhi.

Calon advokat wajib bersumpah atau berjanji sesuai dengan agamanya. Advokat adalah penegak hukum, bebas dan mandiri, dijamin oleh perundangan undangan. Pengertian mandiri, bukan berarti bebas tanpa batas, tetapi dibatasi oleh hukum dan perundang-undangan dan kode etik dari Advokat sendiri.

Baca Juga :  Kesiapan Hukum Bupati Sidoarjo dalam Menghadapi Kasus Pemotongan Insentif ASN

Ditemui diagramkota Ketua DPN Perkumpulan Pengacara Pajak Indonesia (Perjakin), Petrus Loyani SH MBA MH mengatakan, ada sembilan advokat khusus pajak dari Perjakin yang baru saja dilantik hari ini. Dengan diambil sumpahnya berarti secara resmi status mereka adalah pengacara pajak yang diakui oleh negara. Karena nama-namanya akan masuk ke Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum dan HAM.

“Sehingga dengan sudah dimasuknya kesembilan pengacara pajak di Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum dan HAM berarti negara telah mengesahkan status mereka sebagai pengacara pajak,” ucapnya.

Dari PERJAKIN yang ikut Pengangkatan & Pengambilan sumpah/janji sebagai Pengacara Pajak diantaranya :
1. ROMMY HARDYANSAH
2. MIFTAAHUL KHAIRULLAAH
3. TIO VITRA OPILA
4. KRISTANTO
5. G. VICTOR WILLIAM
6. YOHAN TANTRA
7. ADI WIDJAJA
8. ANANTO HARYO
9. WILLY CHANDRA

Baca Juga :  Gus Muhdlor Ali Mengaku Siapkan Tim Pengacara dan Pertimbangkan Langkah Praperadilan

Sementara itu Ketua DPW AHBI Jawa Timur & Bali, DR. Gideon Setyo. B, MS, CFrA, CTC mengatakan, sumpah kali ini di titik poin untuk teman-teman anggota Perjakin yang disumpah. Secara resmi akan mendampingi masyarakat yang sudah menunggu sudah banyak kasus yang harus didampingi, yang harus diacarakan dan dibela di Pengadilan agar mendapatkan kemenangan yang sempurna, ujarnya.

Lebih lanjut Gideon mengatakan, dalam bulan Oktober minggu kedua dan ketiga AHBI Jawa Timur dan Bali mengadakan pelatihan dan pendidikan khusus terkait Perpajakan, Perbankan dan terkait Perdagangan Internasional dan yang terkait dengan yang lainnya.

“Masyarakat silahkan untuk segera mendaftar, AHBI punya narasumber-narasumber yang kompeten dalam rangka untuk memberikan pendidikan khusus untuk masyarakat, khususnya bagi para Sarjana Hukum, Sarjana Ekonomi yang terkait pendidikan khusus yang kami berikan”, pungkas Gideon yang juga seorang dosen di perguruan tinggi negeri di Surabaya ini.(dk/akha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. berita nya sangat membantu sekali buat para pengusaha yang awam mengenai hukum perpajakan…

    Mantap om