by

Gelar Budaya Kebangkitan Nusantara, Himpunan Tokoh dan Pegiat Budaya Undang Komnas Pendidikan Surabaya

Diagram Kota Surabaya – Komisi Nasional (Komnas) Pendidikan Kota Surabaya mendapatkan kehormatan undangan Himpunan Tokoh dan Pegiat Budaya Kota Surabaya yang menggelar Budaya Kebangkitan Nusantara dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional dipelataran Tugu Pahlawan Surabaya.

Ketua Komnas Pendidikan Kota Surabaya, Jatim MA dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sangat luar biasa karena disaat perkembangan zaman dan semakin majunya peradaban manusia, sehingga eksistensi budaya lokal yang ada semakin tergerus, ternyata masih ada sekelompok komunitas yang peka serta mempunyai kepedulian tinggi terhadap budayanya.

“Dari komunitas yang masih peduli terhadap budaya, terciptalah suatu gagasan ikrar atau deklarasi  bersama kebangkitan budaya nusantara di kota Surabaya yang diprakarsai oleh himpunan tokoh dan penggiat budaya kota Surabaya”, terang Jatim, dalam rilisnya Selasa (24/5/2022)

Lanjut Jatim, kegiatan patut mendapatkan apresiasi karena kegigihan untuk menghidupkan kembali budaya serta menggali dan mengembangkan budaya yang terus menerus dilakukan, sebab dengan seni dan budaya hidup menjadi indah, dengan Agama hidup menjadi mulia, serta dengan pendidikan hidup menjadi terarah.

“Serangkaian kegiatan telah digelar mulai pertunjukan reog, tari remo, baca puisi, karawitan hingga ikrar bersama, saya berharap untuk terus menggali juga mengembangkan seni dan budaya dengan mempertimbangkan kearifan lokal, berkesinambungan dalam gerakan atau kegiatan seperti ini”, tutup Jatim.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pelestari Budaya Jawa Timur, Bagus Heri Setiadji atau yang sering dipanggil Bagus Empu Batu menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut memberikan edukasi kepada masyarakat luas khususnya di Surabaya serta Nusantara pada umumnya untuk mengangkat budaya kearifan lokal juga terus menggaungkan nilai-nilai budaya agar masyarakat faham, peduli dan mendukung  budaya Adi Luhung Bangsa.

“Pada kegiatan tersebut kami ingin mengangkat budaya kearifan lokal yang selama ini ada seperti remo, mocopat, kidung suroboyoan dan lain sebagainya, terutama ikut serta mengangkat eksistensi reog yang kini lagi diajukan di Unesco sebagai Budaya Asli Indonesia”, terang Bagus.

Masih dengan Bagus, dari berbagai latar belakang dan tujuan tersebut, acara ini terselenggara juga mendapat dukungan dari semua pihak Disbudparpora kota Surabaya maupun Komnas Pendidikan kota Surabaya.

“Jumlah peserta yang ikut terdiri dari tokoh budaya Ki Djadi Jalajapo, Ki Chris, juga dari perwakilan tokoh di tiap Kecamatan disertai pegiat budaya dari kelompok Organ yang ada serta mendapat antusias warga sehingga pelataran Tugu Pahlawan dipenuhi para pengunjung”, papar Bagus.

Lanjut Bagus, dari berapa organ kelompok pegiat budaya yang hadir diantaranya dari Lintas Komunitas, Budaya dan Agama. Dengan diselenggarakannya kegiatan budaya seperti ini Himpunan Tokoh dan Pegiat Budaya kota Surabaya berharap supaya menjadi kegiatan Rutin tahunan juga support dari semua pihak maupun instansi, sebab kegiatan ini merupakan kegiatan masyarakat yang mempunyai manfaat luas terhadap perkembangan kota Surabaya dengan mengangkat kearifan budaya lokal yang ada selama ini.

“Mudah-mudahan kegiatan Gelar Budaya Kebangkitan Nusantara seperti ini juga diikuti oleh daerah lainnya, itu harapan kita semua selaku pegiat budaya yang ada di kota Surabaya”, tutup Bagus. (dk/red)

Share and Enjoy !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.