oleh

Reses di jemursari, AH Thony di sambati Poktan Masalah Pemanfaatan Bozem

Diagram Kota Surabaya – Wakil ketua DPRD Surabaya AH thony melakukan Serap aspirasi masyarakat,kali ini menyapa dan mendengar aspirasi Warga RT02/RW 06 jemursari.21 oktober 2021 malam

Kegiatan yang di hadiri Pengurus RT/RW, LPMK, Tokoh Masyarakat,serta ketua Poktan minasari RT2/RW6.

Dalam kesempatan ini,Ketua Kelompok Tani Minasari RT02/RW 06 Jemursari Yanuar, menyampaikan keinginan warga untuk memanfaatkan bozem untuk dalam program ketahanan pangan kepada Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony.

“Kami berharap bozem ini bisa dimanfaatkan secara optimal, untuk kepentingan warga di perumahan dan warga sekitar. Kami ingin menyukseskan program ketahanan pangan pemerintah,” ungkapnya.

Namun keinginan warga terkendala, karena belum adanya ijin dari Pertamina sebagai pemilik lahan.“Kami sudah mengajukan permohonan ijin untuk pemanfaatan saja,” terang Yanuar.

Yanuar menambahkan dengan belum adanya ijin tersebut, warga bimbang untuk merevitalisasi bozem. “Warga sudah punya program untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat edukasi wisata, perikanan dan pertanian,” terangnya.

Baca Juga  Takziyah Korban Tol Sumo, Ketua Fraksi PKS Pimpin Doa dan Beri Bantuan

Menurut Yanuar, warga sudah mengeluarkan banyak tenaga, biaya dan pikiran, ketika membuat bozem sebagai tempat penampungan air untuk mengantisipasi banjir, yang semula lahan tidur tersebut.

“Sangat muspro kalau ini tidak dikembangkan. Karena kita minta pak AH Thony untuk membantu memfasilitasi persoalan ini,” pungkasnya.

Sementara itu menyikapi keluh kesah warga, Wakil Ketua DPRD Surabaya AH. Thoni mengatakan akan mendampingi dan memfasilitasi warga untuk berkomunikasi dengan pihak Pertamina.

“Kalau selama ini ada anggapan bahwa aset ini milik Pertamina. Maka kita minta dengan hormat kepada Pertamina mungkin bisa dipinjamkan atau mungkin ini merupakan bagian dari CSR,” jelasnya.

AH Thony menambahkan, bozem ini semula merupakan lahan tidur yang kumuh, tidak terawat. Atas permintaan warga, Dinas PU Cipta Karya membantu revitalisasi dengan menjadikannya bozem.

Baca Juga  Sampah Visual, Pembangunan Jaringan Utilitas Surabaya Acuhkan Estetika Kota

“Ketika pengerukan Pertamina mengijinkan. Nah ijin itu kan bisa diteruskan untuk revitalisasi bozem agar pemanfaannya bisa maksimal,” ujarnya.

Politisi senior Partai Gerindra ini kembali mengatakan, selama tanah ini belum digunakan Pertamina secara fisik, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Pertamina sebagai BUMN saya yakin punya dana CSR yang cukup. Kalau digunakan untuk tempat ini akan sangat membantu,” terangnya. Apalagi yang mau direvitalisasi ini kan miliknya sendiri,” ujarnya.

Menurut AH Thony, revitalisasi ini juga butuh dukungan dari Pemkot Surabaya yang sedang menggiatkan pemulihan ekonomi dimasa pandemi.

“Mumpung wali kota menggalakan pemulihan ekonomi ini bisa menjadi salah satu alternatif bagaimana ekonomi bisa berkembang dan mencukupi kebutuhan rumah tangga. Bisa ditanami sayur mayur. Untuk lahan seluas ini saya pikir bisa memenuhi kebutuhan keluarga sekitar,” ungkapnya.

Baca Juga  Soal Penolakan Pembangunan Gereja, Hari Santosa Minta Selesaikan Secara Kondusif dan Damai

Bisa juga ditanami sayuran organik, yang saat ini sedang diminati pasar.

“Bisa saja bekerjasama dengan PD Pasar untuk membuat pasar tematik sayuran organik, untuk penasarannya,” kata Thony.

AH Thony menekankan, sekarang tinggal komitment Pemerintah Kota Surabaya untuk menjalankan program ketahanan pangan melalui urban farming.

AH Thony bersama perwakilan warga menabur benih ikan di lahan bozem.

“Kalau lahan kecil ini tidak mampu dimaksimalkan, saya ragu dengan gembar-gembor urban farming di Surabaya. Makanya yang sudah ada ini saja kita maksimalkan dulu,” pungkasnya.

Di akhir kegiatan Resesnya AH Thony berkesempatan bersama warga  menabur benih ikan di bozem.(dk/dms)

Share and Enjoy !

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.