PDIP Surabaya Dicurhati Komunitas Pekerja Seni, Petani dan Nelayan

Uncategorized718 Dilihat

Diagram Kota Surabaya – Kelompok pertama, komunitas Pelaku Seni Nusantara (PSN) Surabaya. Yang kedua, pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Surabaya.

Mereka datang ke “markas” banteng moncong putih, Sabtu (2/10/2021). Dan, diterima Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, yang juga Ketua DPRD. Didampingi pengurus DPC PDIP, Wimbo Ernanto dan Achmad Hidayat.

Sekretaris PSN Surabaya, Achmad Sahara, mengeluhkan sulitnya para pekerja seni beraktualisasi diri dan menghidupi keluarga di masa pandemi Covid-19, sejak Maret 2020.

“Alhamdullilah, sekarang situasi Surabaya sudah membaik. Kami berharap SWK-SWK (sentra wisata kuliner) bisa dibuka, dan pekerja seni bisa pentas, tentu dengan protokol kesehatan,” ujar Sahara, Sekretaris PSN.

Baca Juga :  Potong 11 Kurban Sapi, PDIP Surabaya: Idul Adha Momen Perkuat Spiritual dan Semangat Berkurban

Pemain organ itu menyambut baik, diperbolehkan hajatan di kampung-kampung yanh telah banyak diasesmen oleh Satgas Covid-19 Kota Surabaya.

“Semakin bertambah peluang kami untuk berkaktivitas dan mendapat penghasilan keluarga. Semoga tahun 2022, pemulihan ekonomi berjalan dengan baik,” ujar Sahara.

Ketua DPC PDIP Kota Surabaya Adi Sutarwijono menjanjikan untuk mengupayakan bantuan sosial berupa sembako, dari program Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji, untuk para pekerja seni.

“Pak Eri Cahyadi dan Pak Armuji adalah kader PDI Perjuangan. Sehingga kebijakan pemerintahan sepenuhnya diarahkan untuk kesejahteraan rakyat Kota Surabaya,” ujar Adi.

Komunitas kedua dari pengurus KTNA Kota Surabaya. Mereka meminta akses ke Pemerintah Kota Surabaya untuk mendapatkan saprodi atau sarana produksi pertanian. Diantaranya bantuan pupuk dan bibit lombok.

Baca Juga :  Disambati Warga Keputih Tegal Kesulitan Air PDAM, Anas Karno Langsung Gercep

“Kami membutuhkan pendampingan dan penyuluhan dari Pemerintah Kota Surabaya. Dulu, KTNA di Surabaya sejarahnya dibentuk Pemerintah Kota Surabaya,” ujar Haji Suyatno, Ketua KTNA Kota Surabaya.

Adi Sutarwijono, selaku Ketua DPRD Kota Surabaya, menjanjikan rapat dengar pendapat dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Bagian Perekonomian di Ruang Komisi B Kantor DPRD Surabaya.

“Saya yakin komunikasi dan sinergi dapat dibangun dengan baik, dengan kalangan petani dan nelayan. PDI Perjuangan menaruh _concern_ atas perbaikan kesejahteraan para petani dan nelayan di Kota Surabaya,” ujar Adi.(dk/red-dms)

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *