Melalui Program PSP Berderma, Garda Pemuda NasDem beri Penghargaan para Pendonor Darah

Kesehatan455 Dilihat

Diagram Kota Surabaya – Garda Pemuda NasDem melalui program Pemuda Siaga Pandemi (PSP) Berderma kembali berpartisipasi memberi penghargaan kepada para pendonor darah, baik donor darah biasa maupun plasma darah yang biasa disebut plasma konvalesen.

Dr. Rachmat Arisatoto, Wakil ketua bidang kesehatan Garda Pemuda Jatim sekaligus sekretaris Korwil Satgas Covid-19 Jatim menyatakan bahwa, kegiatan sosial di masa pandemi ini merupakan gagasan dari ketua DPP Garda Pemuda NasDem yang dipimpin oleh Prananda Surya Paloh.

” Ini adalah jilid yang kedua setelah debut kita di bulan Agustus yang lalu,” ucapnya kepada kepada Diagramkota.com , Kamis 28 Oktober 2021, di PMI cabang Surabaya jalan Embong ploso.

Bentuk penghargaannya, menurut Dr. Rahmat berupa 40 paket Sembako dan kebutuhan sehari-hari. Selain itu, nantinya akan dikirimkan sertifikat tanda terima kasih langsung dari DPP Garda Pemuda NasDem. “Dimasa pandemi, masyarakat sangat membutuhkan bantuan terutama bahan pangan dan perlengkapan prokes,” ujarnya.

” Tujuan kegiatan ini adalah memberi kesadaran para pemuda untuk turut berpartisipasi mengatasi pandemi. Sekaligus memberi penghargaan bagi pendonor yang telah mendonorkan darahnya, terutama untuk pendonor konvalesen,” tutur Dr. Rachmat.

Baca Juga :  Pemkot Surabaya Terima Bantuan 1000 Paket Sembako untuk MBR dari Paguyuban Masyarakat Tionghoa

Intinya, Garda Pemuda NasDem melalui Prananda Surya Paloh sebagai pimpinannya ingin memotivasi rakyat Indonesia agar berderma kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya untuk mendonorkan plasma darahnya.

Kedepan, Dr. Rahmat yang pernah pernah mendampingi klub Persebaya di Liga II mengaku, giat ini akan diupayakan berkelanjutan akan terus berlanjut hingga pandemi berakhir.

Ia kembali menjelaskan, meski Jawa Timur khususnya Surabaya sudah masuk level 1 penanganan Covid, namun Kebutuhan darah tetap diperlukan untuk berjaga-jaga terjadinya lonjakan, terutama kebutuhan plasma darah konvalesen.

Melalui Diagramkota.com, sesuai bidangnya Dr. Rahmat memberi penjelasan bahwa plasma konvalesen adalah bagian cair dari darah yang biasanya berwarna kuning setelah dipisahkan dari sel darah merah, sel darah putih dan trombosit.

Dalam penanganan covid, Plasma Konvaselen sangat efektif sebagai terapi penyembuhan pasien covid yang mengalami gejala berat. Kebutuhan untuk hal tersebut bukan dari plasma darah biasa tetapi harus dari pasien yang telah sembuh dari covid (Penyintas covid, red). Maka dari itu banyak syarat yang wajib dipenuhi oleh pendonor plasma konvalesen ini.

Baca Juga :  Pemkot Surabaya Raih 3 Penghargaan PR Indonesia, Wali Kota Eri Cahyadi Pemimpin Terpopuler di Medsos

Diantaranya pernah terpapar atau positif covid-19, tenggang waktu pendonor setelah dinyatakan sembuh, ketentuan usia, tidak hamil bagi pendonor perempuan. Kemudian untuk komorbit-komorbit tertentu juga tidak diperbolehkan.

” Plasma ini sifatnya seperti vaksin, yaitu melawan virus virus yang masuk ke tubuh manusia. Bedanya, vaksin biasa diberikan sebelum seseorang kena penyakit, dan plasma digunakan untuk terapi bagi pasien yang terpapar covid dengan gejala parah,” terang Dr. Rachmat.

“Dengan banyaknya pendonor Plasma konvalesen, saya yakin akan penanganan Covid semakin mudah sehingga segera mengakhiri pandemi covid-19 ini. Mari kita bersama-sama mendukung gerakan donor plasma konvalesen,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dr. Rachmat berharap giat ini menjadi motivasi bagi masyarakat khususnya pemuda agar turut serta dalam penanganan Covid, termasuk tidak enggan untuk mendonorkan darahnya.

Baca Juga :  29 Polres jajaran Polda Jatim menerima penghargaan Pelayanan Publik dari Kemenpan RB

” Jika kita peduli dan bersama-sama dalam penanganan Covid, saya yakin pandemi akan segera berakhir dan perekonomian masyarakat kembali pulih seperti sediakala,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Supadi warga dukuh pakis yang saat itu sedang mendonorkan darah dan menerima paket sembako dari Garda Pemuda NasDem mengaku bersyukur bahwasanya partai NasDem telah peduli kepada para Pendonor.

Pria yang mengaku mendonorkan darahnya sejak usia 17 tahun ini merasa bahagia telah mendapat paket sembako karena akan membantu meringankan bebannya mencukupi kebutuhan sehari-hari.

” Saya sudah 165 kali donor, dan diusia ini kondisi badan tetap fit,” ungkapnya.

Kepada masyarakat, ia berpesan untuk tidak takut berdonor. Karena selain sebagai sikap peduli terhadap sesama manusia, dengan berdonor darah dapat menjaga vitalitas tubuh.

“ Mudah-mudahan kedepan partai NasDem semakin sukses, terlebih bisa menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat,” tandasnya. (dk/red-dms)

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *