Achmad Hidayat Ajak Mahasiswa pahami “Sangkan Paraning Dumadi” Hadapi Pandemi

Uncategorized511 Dilihat

Diagram Kota Surabaya – Diskusi Publik yang diselenggarakan Oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Surabaya pada Jumat (29/10) secara daring dengan Narasumber Achmad Hidayat dan Dimas Anggara selaku penggiat sejarah serta Mahasiswa Pasca Sarjana UGM.

Dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda yang 93 Tahun dengan Mengusung Tema ” Refleksi Api Semangat Persatuan Sumpah Pemuda di Era Disrupsi : Penguat atau Degradasi ” yang bertujuan mengupas tuntas segala problematika dan tantangan Pemuda di Era Disrupsi.

Pandemi Covid-19 terjadi banyak perubahan yang sangat drastis. Mulai dari sistem sosial, pola komunikasi, dan perubahan peradaban yang ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang luar biasa.

Baca Juga :  Bersemangat Sekolah Untuk Bahagiakan Orang tua , Wasek DPC PDIP Achmad Hidayat Hadiahi Sepatu dan Beri Motivasi

Achmad Hidayat Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya mengungkapkan kondisi Pandemi Covid 19 harus menjadi pelecut semangat dan Inovasi agar mahasiswa bisa beradaptasi untuk berkontribusi.

” Pancasila sebagai pembimbing Arah Gerak segenap Rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sangat sesuai di implementasikan hingga saat ini terlebih dalam masa pandemi” , kata Achmad

Ia juga menyebutkan agar mahasiswa sebagai kalangan yang terdidik serta memiliki energi lebih untuk dapat menyalurkan melalui kanal yang tepat yaitu pengabdian Masyarakat.

” Kalau kita kenal Falsafah Sangkan Paraning Dumadi , darimana asal kita , Sekarang ada dimana dan akan menuju kemana harus diresapi bahwa mahasiswa sebagai kaum terdidik mengemban amanah besar untuk senantiasa berbakti pada lingkungan sekitar ” , tegas Achmad Hidayat

Baca Juga :  Jadi Partai Idola Wong Cilik, PDIP Surabaya: Blusukan Kampung di Tengah Rakyat

Dirinya juga turut sedih apabila melihat kalangan terdidik justru menyebarkan “Hoax” , Pesimisme dan isu – isu yang memecah belah. Bahkan , Achmad juga mengajak mahasiswa agar turun ditengah – tengah rakyat meresapi serta membantunya dalam menghadapi berbagai permasalahan.

” Bangsa Indonesia besar karena Gotong – Royong tidak bisa kita tumpukan upaya mencapai keadilan sosial hanya pada pemerintah saja , tetapi semua komponen Harus bergerak layaknya satu kesatuan tubuh yang utuh” imbuhnya

Keutuhan itu harus didasari oleh kesadaran menjaga persatuan dalam Bhinneka Tunggal Ika berdasar Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar