Politisi PKB Anggap Walikota Terburu – Buru Klaim Surabaya Turun Level 2

Uncategorized591 Dilihat

Diagram Kota Surabaya – Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya Mafudz menyoroti pernyataan Walikota Eri Cahyadi soal status PPKM level 2 di Surabaya. “Saya bahagia ketika ada kabar Surabaya masuk PPKM level 2 dan menuju level 1. Tapi ternyata tidak seperti itu, Surabaya tetap dilevel 3,” ungkapnya.

Perpanjangan PPKM level 2-4 di wilayah Jawa-Bali yang diatur dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 39 tahun 2021. Untuk kota Surabaya Raya masih dalam level 3.

Mahfudz menambahkan ketika walikota menyatakan Surabaya memasuki PPKM level 2, memicu harapan besar dari masyarakat yang menginginkan pelonggaran terutama di sektor ekonomi.

“Masyarakat beranggapan ketika Surabaya dilevel 2, maka akan ada pelonggaran terutama di sektor ekonomi. Tapi ternyata diumumkan pusat kita dilevel 3. Artinya pengetatan seperti kemarin tetap berlaku. Tapi terburu-buru mengklaim di level 2, ini yang kita sayangkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Resmi, DPD PAN Surabaya Menunjuk Juliana Evawati menjadi Ketua Fraksi PAN-PPP

Mahfudz kembali mengatakan pernyataan Surabaya status PPKM Level 2 berdasarkan pada asessment Kementrian Kesehatan.

“Tapi itu belum resmi. Yang resmi itu yang diumumkan pemerintah pusat melalui Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 39 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM level 2-4 di wilayah Jawa-Bali sampai 13 September 2021. Jadi jangan terburu-buru,” Cetus Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya

Mahfudz menilai kinerja pemerintah Kota Surabaya menangani Covid-19 cukup berhasil seiring dengan ekonomi yang mulai berjalan, meskipun belum bangkit.

“Perlu kerja keras lagi antara warga dan pemerintah Kota Surabaya untuk benar-benar membuat Surabaya berstatus PPKM level 2, agar ekonomi bisa bangkit” pungkasnya(dk/red/dms)

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *