oleh

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Minta Pemkot Bantu Peserta Tes CPNS dan PPPK Swab Antigen

Diagram Kota Surabaya – Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah meminta Pemkot Surabaya dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Untuk membantu peserta tes CPNS dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ) tes swab antigen secara gratis.

“Setiap peserta tes CPNS dan PPPK diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan tes antigen pada H-1 sebelum pelaksanaan tes. Rencananya tes akan diselenggarakan mulai 13 hingga 17 September 2021,” ujar Khusnul, saat dikonfirmasi, Jumat (10/9/2021).

Bantuan tes antigen ini, lanjut Khusnul, sangat dibutuhkan para peserta tes. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya harus hadir untuk membantu mereka. Apalagi mereka juga bagian dari warga Surabaya yang tengah berusaha mencari pekerjaan dan status kerja yang lebih baik.

Baca Juga  Kisruh Kader Kesehatan, Machmud : Walikota Jangan Asal Ucap Janji Kalau Jadi Beban

“Mungkin teknis tes swab antigennya bisa dilakukan di puskesmas terdekat, Serta memberikan surat keterangan hasil pemeriksaan swab antigen tersebut secepatnya,” ujar Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini.

Menurut Khusnul, sebelumnya Pengurus Koordinator Daerah Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) Surabaya, juga telah mengirim surat permohonan fasilitas tes swab antigen pada peserta seleksi guru pegawai PPPK 2021 ke Kepala Dinkes Surabaya. Surat permohonan tersebut telah dikirim pada 9 September 2021.

Dalam surat itu, pengurus FHK2I memohon kepada Kepala Dinkes Surabaya untuk melakukan fasilitas tes antigen dan vaksin Covid-19, sebagaimana persyaratan mengikuti tes PPPK 2021. Syarat terebut tertuang dalam surat Kementerian Kesehatan Nomor SR.04.01/II/2309/2021 pada 6 September 2021.

Baca Juga  Luar Biasa,RW Se-Surabaya Bakal Dapat Bantuan 57,6 Miliar

“Sebagai wakil rakyat yang bertugas di Komisi D DPRD Surabaya, saya meminta Pemkot Surabaya melalui dinkes untuk membantu mereka. Pemerintah harus hadir membantu mereka. Harapan saya semoga semua selurus peserta tes PPPK dan CPNS bisa lolos dan diterima,” terang politisi perempuan PDI Perjuangan ini.

Khusnul juga berpesan, agar semua peserta tes CPNS dan PPPK tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) selama pelaksanaan tes. Meski mereka sudah dinyatakan negatif berdasarkan tes antigen, tapi harus tetap jangan abai prokes.

“Pelaksanaan tes CPNS dan PPPK ini yang melakukan adalah pemerintah pusat. Semoga pelaksanaan tes PPPK dan CPNS nanti berjalan lancar, dan tidak menjadi kluster penyebaran Covid-19,” tandasnya.(dk/red/dms)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.