Ikuti Konferensi Internasional, Pimpinan DPRD Surabaya Beberkan Solusi Pekerja Milenial di Era New Normal

Uncategorized564 Dilihat

Diagram Kota Surabaya – Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti berpartisipasi di ajang Konferensi Internasional Pasca Sarjana (ICPS) 2021. Tuan rumah penyelenggara kegiatan adalah Sekolah Pasca Sarjana Universitas Airlangga bekerja sama dengan Research Synergy, Kamis (9/9). Konferensi virtual ini diikuti oleh 123 presenter lintas negara dengan 24 sesi selama 8-9 September 2021.

Reni yang juga tengah menempuh studi Magister PSDM UNAIR ini memaparkan penelitian berjudul “The Behavioral Patterns of Surabaya Millennial Workers Facing New Normalities Amid the COVID-19 Pandemic and Their HR Development”. Riset tersebut membahas tentang bagaimana pekerja milenial menghadapi new normal dan pengembangan SDM-nya.

Reni memilih pekerja millenial sebagai obyek penelitian karena berdasar data BPS 2020 angkatan kerja usia 20-34 tahun lebih dari 50%.  “Tujuannya agar Pemkot Surabaya dapat melakukan langkah intervensi kepada para pekerja  dengan menggunakan pendekatan yang melihat pada kebutuhan generasi Millenial,” jelas Reni dalam sesi presentasi.

Melalui paparannya dalam bahasa inggris, Reni menyebutkan empat hal pemenuhan kebutuhan para pekerja milenial. Pertama, akomodasi pelatihan kerja. Kedua, pembakuan regulasi WFH. Ketiga standar operasional jam kerja. Keempat, akses internet.

“Persoalan yang kerap dihadapi para pekerja milenial meliputi tiga aspek mulai dari segi ekonomi, sosial-psikologi, serta efisiensi dan efektivitas birokrasi hingga kebijakan pembatasan yang perlu dievaluasi,” terang Reni.

Terakhir, politisi PKS ini berharap agar forum intelektual seperti ini bisa menjadi sarana untuk kolaborasi dan bertukar gagasan demi kebaikan ilmu pengetahuan dan solusi bagi masyarakat.

“Terima kasih juga kepada para millenial responden penelitian yang telah berpartisipasi dari berbagai instansi, mulai dari penyelenggara pemerintahan, pendidikan, pekerja sosial, infrastruktur, hingga rekan-rekan jurnalis,” tutup Reni.(dk/red/dms)

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *