oleh

Tak Sesuai Siteplan, Warga minta Pembangunan TPU di Makarya Binangun DIHENTIKAN

Diagram Kota Sidoarjo – Rencana pemanfaatan keseluruhan fasilitas umum (fasum) sebagai tempat pemakaman umum (TPU) di wilayah perumahan Makarya Binangun Desa Janti Kec. Waru, mendapat tentangan dari warga.

Penentangan tersebut berdasarkan laporan serta hasil rapat rukun warga dengan panitia pembangun TPU desa Janti kec waru kab Sidoarjo.

Hingga hari ini, meski pembangunan berlangsung tanpa ada rekom dari bupati, namun panitia pembangunan tetap bersikeras melanjutkan pembangunannya.

Demi terciptanya keamanan dan kenyamanan, warga mengimbau panitia pembangunan TPU lingkungan perum makarya binangun segera menghentikan aktifitas pembangunan TPU tersebut, karena selain belum ada rekom dari bupati, pembangunan juga tidak sesuai gambar site plan yang ada.

Baca Juga  Warga Jengkel Pembangunan TPU di Waru Tidak Sesuai Perencanaan

Kepada awak media, Andi selaku perwakilan warga membenarkan terkait masalah pembangun lahan fasum menjadi TPU di wilayahnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan itu memang tidak sesuai gambar site plan yang rencananya akan dibangun pertokoan, RTH dan Lapangan olahraga.

” Dari luas sekitar 5000 m2 meter persegi, lahan yang di rekomkan kedinas terkait adalah sekitar 1200 meter persegi,” Ungkap Andi, Rabu 18 Agustus 2021 di Sidoarjo.

Andi juga membenarkan, warga menuntut agar pembangunan dihentikan dan meminta agar panitia taat akan keputusan rapat warga bersama dinas terkait.

Didalam rapat sudah menetapkan penempatan lahan makam adalah disebelah selatan lapangan olahraga.

” Warga bukan menolak makam, warga hanya ingin sesuai RTH yaitu di sebelah selatan lapangan olaraga,” Lanjutnya.

Baca Juga  Terkait Pembangunan Merasa Di PHP, Warga Pogot Wadul Baktiono

Masih kata Andi, warga berharap bupati Sidoarjo sebagai pimpinan pemerintahan segera memberi rekom pembangunan TPU untuk bisa memanfaatkan lokasi RTH sesuai gambar site plan yaitu disebelah selatan lapangan olaraga.

” Harus segera ada solusi supaya permasalahan cepat selesai dan tidak ada perselisihan antar warga,” Pintanya. Bersambung. (dk/red-nw)

Share and Enjoy !

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.