oleh

Pengembang Apartemen Nakal, DPRD Surabaya Bikin Perda P3SRS

Surabaya | METROJATIM – Pengembang apartemen nakal, banyak praktik pengenaan service charge seenaknya oleh pengembang kepada penghuni di hunian vertikal di Surabaya sudah saatnya dihentikan.

DPRD Kota Surabaya segera mengatur tata kelola hunian vertikal atau apartemen yang makin menjamur di Surabaya.

Termasuk hunian vertikal yang menyatu dengan mal. Sudah banyak apartemen yang lokasinya jadi satu dengan pusat perbelanjaan.

Ketua Badan pembentukan perda (BPP) DPRD surabaya Josiah michael meminta dalam perda tersebut terutama mengatur  mengenai P3SRS  (Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun) selama ini dikuasai oleh pengembang sehingga yang terjadi adalah masyarakat atau penghuni dirugikan.

Contoh pengenaan tarif listrik dan air serta service charge yang sangat tinggi dan tidak transparan”.

Baca Juga  Tabrak SIPR, Komisi C Minta Cabut Izin Reklame Pacar Keling

“Air dan listrik di hunian vertikal memang menggunakan meter induk dan tidak sampai ke unit-unit, tetapi biaya pendistribusian tersebut tidak boleh d masukkan dalam komponen harga, karena menjadi kabur. Jasa engineering, listrik untuk pompa dll bisa di masukkan dalam service charge “. Katanya

Developer seringkali menguasai P3SRS dengan dalih mereka masih menguasai unit – unit yang belum terjual.

Politisi Partai Solidaritas Indonesia(PSI) juga menjelaskan Dalam perda ini nanti diatur, pemilik atau penghuni one man one vote, bukan berdasarkan jumlah kepemilikan dan itu harus d buktikan dengan KTP berdomisili di unit sesuai lokasi untuk hunian dan NIB dilokasi tersebut untuk tempat usaha”.

“Ruang meter listrik dan air wajib dibuat mudah d akses untuk penguni sehingga mereka tahu secara langsung berapa pemakaian air dan listrik mereka”.

Baca Juga  Diagram TV: Setahun Dilantik, Walikota Bikin "Gaduh" Kader Surabaya

” Aturan ini dibuat untuk melindungi masyarakat kita, sudah banyak korban dari developer nakal ini dan kita mau putus itu untuk memastikan kesejahteraan warga Surabaya”.

Sekedar informasi, Perda ini tidak hanya menyangkut hunian, tetapi juga pusat perbelanjaan yang memiliki Satuan Hak Milik atas Rumah susun (contoh PTC, CITO, Royal Plaza). (iwn)

Share and Enjoy !

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.